23 Desember Akan Ada Pawai Natal di Ruteng

Natal kali ini akan berlangsung meriah di kota Ruteng. Setelah pada tahun sebelumnya Paroki Katedral Ruteng menggelar Konser Natal bersama Ivan Nestorman dan bersama paroki-paroki se-kota Ruteng melakukan Pawai Natal mengelilingi kota Ruteng, tahun ini Pawai Natal di Ruteng dirancang dengan lebih baik.
Semarak kembang api pada salah satu kegiatan Gereja di Ruteng (foto: Kaka Ited)
Pada tahun 2011 silam, Pawai Natal dilakukan secara bersama oleh seluruh paroki se-kota Ruteng melalui satu rute, berawal dari pelataran parkir Katedral Ruteng. Saat itu, banyak umat yang kecewa karena wilayahnya tidak dilalui oleh rombongan pawai. Memperhatikan hal tersebut, tahun ini Forum Komunikasi Dewan Pastoral Paroki DPP se-kota Ruteng memutuskan untuk melakukan pembenahan.
Dalam rapat yang dilaksanakan di Paroki Katedral Ruteng, Forum Komunikasi DPP kemudian menyepakati penambahan rute Pawai Natal di Ruteng tahun ini. “Belajar dari tahun lalu, kali ini Forum Komunikasi DPP memutuskan bahwa rute Pawai Natal tidak lagi hanya satu seperti tahun lalu, tetapi diatur per-paroki, sehingga setiap wilayah di paroki bisa dilalui oleh Pawai Natal,” jelas Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran.
Rapat Forum Komunikasi DPP sek-kota Ruteng memutuskan bahwa kegiatan Pawai Natal 2012 akan dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Desember 2012 mulai jam 18.00 WITA. Meski rute pawai diatur oleh masing-masing paroki, namun pembukaan pawai terpusat di Lapangan Motang Rua Ruteng. “Kita sepakat, seluruh umat akan berkumpul di Motang Rua sebelum jam enam sore, sehingga jam enam kegiatannya langsung dimulai sebelum rombongan dari tiap paroki berpawai ke wilayah paroki masing-masing,” tambah Erlan Yusran.
Pembukaan Pawai Natal 2012 akan dilakukan oleh Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng, ditandai dengan Penyalaan Pohon Natal. Selanjutnya secara berurutan, peserta Pawai Natal dari tiap paroki akan bergerak ke paroki masing-masing. Paroki Kumba akan menjadi rombongan pertama yang berpawai, keluar dari Lapangan Motang Rua, melewati rumah jabatan Bupati Manggarai untuk seterusnya melalui jalan-jalan yang telah ditentukan oleh panitia tingkat paroki. Kemudian, secara bersamaan Paroki Cewonikit, Paroki Redong dan Paroki Golodukal, keluar dari lapangan Motang Rua melalui rute selatan Mapolres Manggarai menuju ke arah pasar Ruteng. Giliran selanjutnya Paroki Kristus Raja dan Karot, keluar melalui jalur yang sama dengan Paroki Kumba, dan terakhir Paroki Katedral keluar melalui jalan di bagian timur Pohon Beringin.
Khusus untuk Paroki Katedral Ruteng, sampai saat ini panitia telah melakukan survey pada jalan-jalan yang akan dilalui. “Tahun ini, kita usahakan agar seluruh wilayah di Katedral bisa dilewati rombongan pawai,” tutur Kon Mitang, penanggungjawab Pawai Natal Paroki Katedral Ruteng.  (bell)
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *