62 Peserta Ikut KPPK di Katedral Ruteng

Selama dua hari, sebanyak 62 peserta mengikuti Kursus Persiapan Perkawinan Katolik KPPK di Katedral Ruteng. KPPK gelombang kedua tahun 2015 ini dilaksanakan di aula Assumpta Katedral Ruteng pada hari Kamis dan Jumat, 27 dan 28 Agustus 2015.

KPPK di Katedral Ruteng

Image: kaj.or.id

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi yang diharapkan dapat menjadi bekal mereka dalam membangun keluarga Katolik yang baik di kemudian hari. Ketua seksi pastoral keluarga DPP Katedral Ruteng, M. Paulus Hasiman menjelaskan, secara keseluruhan, kurikulum dalam setiap kegiatan kursus tidak berbeda. “Ada materi tentang sakramen tobat dalam keluarga, tentang hukum dan moral perkawinan Katolik, tentang kesehatan keluarga dan HIV/AIDS, dan lain-lain,” jelas Paul Hasiman.

Dari data yang diperoleh dari sekretariat paroki Katedral Ruteng, komposisi pemateri pada kegiatan KPPK kali ini juga tidak banyak berubah. Materi Hukum Perkawinan Adat Manggarai misalnya, tetap disampaikan oleh tokoh dan pegiat budaya Yoseph Ngadot. RD Herman Ando, Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Ruteng juga masih bertanggungjawab atas materi Hukum dan Moral Perkawinan Katolik. Pasutri Bapa Hiro Nawang – Mama Fin yang pada bulan Februari silam menyampaikan materi tentang Pendidikan Anak dalam Keluarga, kali ini juga membagi hal yang sama kepada para peserta.

“Sebagian besar pemateri sama, kecuali pada beberapa bagian yang berubah karena pemateri sebelumnya berhalangan hadir. Tetapi meski berganti pemateri, inti bahasan tetap sama,” jelas Shinta Aldina dari sekretariat Paroki Katedral Ruteng.

Berikut materi-materi yang diberikan dalam Kursus Persiapan Perkawinan Katolik KPPK di Katedral Ruteng:

  1. Sakramen Perkawinan Katolik
  2. Sakramen Tobat dalam Hidup Keluarga
  3. Doa dan Kitab Suci dalam Hidup Keluarga
  4. Tanggungjawab Hidup Menggereja
  5. Hukum Perkawinan Adat Manggarai
  6. Hukum dan Moral Perkawinan Katolik
  7. Hukum Perkawinan Sipil, PKDRT dan Perlindungan Anak
  8. Gender
  9. Ekonomi Rumah Tangga
  10. Menyambut Buah Hati dan KBA
  11. Pendidikan Anak dalam Keluarga
  12. Kesehatan Keluarga dan HIV/AIDS

Kegiatan KPPK diawali dan ditutup dengan Ibadat bersama. Para peserta juga langsung mendapatkan lembar sertifikat yang menjadi salah satu syarat bagi pasangan yang akan menerima sakramen perkawinan.

Setiap tahun, Paroki Katedral Ruteng melaksanakan dua kali kursus persiapan perkawinan Katolik. Kegiatan pertama pada tahun 2015 ini dilaksanakan pada tangga 27 & 28 Februari 2015. (Baca beritanya di sini). Peserta kursus tidak hanya yang berasal dari Paroki Katedral tetapi juga dari wilayah lain di Ruteng dan sekitarnya. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *