75 Peserta Ikut KPPK di Katedral Ruteng

KPPK atau Kursus Persiapan Perkawinan Katolik di Katedral Ruteng pada bulan Februari ini diikuti oleh 75 peserta. Bertempat di Aula Assumpta Katedral Ruteng, kegiatan berlangsung selama tiga hari.

75 peserta ikut kppk di katedral ruteng

Ketua Seksi Pastoral Keluarga, M. Paul Hasiman | Foto: Dok. DPP

Mulai tanggal 11 sampai 13 Februari 2016 kemarin, para peserta memperoleh berbagai materi sebagai persiapan mereka dalam membangun keluarga Katolik yang baik. Ketua Seksi Pastoral Keluarga DPP Katedral Ruteng, M. Paul Hasiman mengatakan KPPK adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh pasangan yang akan menikah. “Pernikahan dalam Gereja Katolik hanya dapat diberikan kepada pasangan yang telah mengikuti kursus persiapan perkawinan Katolik,” jelas Paul. Ditambahkannya, KPPK di Katedral Ruteng dilaksanakan dua kali dalam setahun. “Pertama di bulan Februari, yang kedua akan diatur menjelang akhir tahun.”

KPPK di Katedral

Pada pelaksanaan bulan Februari ini, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari. Para peserta berkesempatan mengenal cukup banyak hal seperti bagaimana mengatur ekonomi rumah tangga, mendidik anak, hukum dan moral perkawinan, sampai pada persiapan menyambut buah hati.

Sebagai bentuk pembekalan singkat, panitia mendatangkan para pemateri yang dianggap paham dan telah berpengalaman dalam menangani berbagai hal yang menjadi topik atau materi pada kegiatan kursus tersebut. Berikut susunan materi KPPK di Katedral Ruteng dan para pematerinya:

  1. Sakramen Tobat dalam Hidup Keluarga, oleh RD Ferri Rusmiadin (Imam, saat ini bertugas sebagai Kepala SMPK St. Fransiskus Saverius Ruteng)
  2. Gender, oleh M. Paulus Hasiman (Ketua Seksi Pastoral Keluarga DPP Katedral Ruteng, bekerja sebagai PNS di Kantor BKKBN)
  3. Hukum Perkawinan Adat Manggarai, oleh: Yoseph Ngadot (Budayawan, Pemilik Sanggar Tari Lawe Lenggong)
  4. Ekonomi Rumah Tangga, oleh: Inocentius Peni (Ketua DKP Katedral Ruteng, pegiat Koperasi, Ketua Puskopdit)
  5. Doa dan Kitab Suci dalam Hidup Keluarga, oleh: RD Ompy Latu (Imam, Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Ruteng)
  6. Pendidikan Anak dalam Keluarga, oleh: Pasutri Hiro Nawang dan Flaviana
  7. Tanggungjawab Hidup Menggereja, oleh: Petrus Jehamun (Katekis, Guru di SMAK St. Thomas Aquinas Ruteng)
  8. Kesehatan Keluarga dan HIV/AIDS, oleh: dr. Imaculata Veronika (Dokter, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat)
  9. Sakramen Perkawinan Katolik, oleh: RD Lian Angkur (Imam, Pastor Kapelan Katedral Ruteng)
  10. Menyambut Buah Hati dan KBA, oleh: Sr. Robertilde, SSpS (Biarawati, pegiat advokasi KBA di Manggarai Raya, berkarya di RS St. Rafael Cancar).

Setelah mengikuti KPPK selama tiga hari, para peserta mendapatkan sertifikat yang akan dipakai sebagai salah satu syarat pendaftaran untuk dapat menerima sakramen perkawinan Katolik. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *