Brokoli Paling Diminati di 2014

Sayur brokoli di kebun sayur organik Paroki Katedral Ruteng menjadi jenis yang paling banyak dicari oleh umat pada tahun 2014 silam. Selain itu, kebun organik juga menyediakan jenis sayur lainnya seperti sawi dan kol ungu yang juga banyak dicari konsumen.

Brokoli paling diminati di 2014

Kebun Sayur Organik Katedral Ruteng | Foto: Dok. DPP

Pengelola kebun sayur organik Paroki Katedral Ruteng San Denggot menuturkan, sepanjang tahun 2014 silam sayur brokoli paling diminati umat Katedral. “Yang paling banyak dibeli adalah sayur brokoli. Hampir setiap masa panen, persediaan jenis ini selalu tidak cukup jika dibandingkan dengan jumlah permintaan konsumen,” tuturnya. Karena itu menurut San Denggot, pada tahun 2015 ini brokoli akan tetap menjadi andalan. “Jadi brokoli akan terus ditanam, selain itu juga kol ungu dan sawi karena jenis ini juga banyak dicari. Selain itu juga ada wortel yang hampir pasti selalu habis di setiap musim panen,” jelasnya.

Sementara itu tentang rencana pada tahun 2015, San Denggot menuturkan bahwa dirinya telah melakukan survei pasar dan memutuskan untuk mengembangkan jenis cabe merah keriting. “Saat ini ada satu usaha kecil menengah yang bergerak di bidang makanan ringan di Cancar dan mereka membutuhkan cukup banyak cabe. Untuk menjawab itu, tahun ini kebun organik kita akan coba mengembangkan cabe merah keriting,” tuturnya yang juga menambahkan bahwa selain langsung bisa dibeli di kebun organik paroki, konsumen juga bisa mendapatkan sayur organik di beberapa kios kecil di beberapa tempat di kota Ruteng.

Kebun sayur organik adalah salah satu upaya DPP Katedral Ruteng mengembangkan konsep pertanian organik di paroki ini. Selain bertujuan ekonomis dalam konteks kemandirian keuangan paroki, kebun sayur ini juga ditujukan sebagai laboratorium pertanian organik bagi umat. “Dari awal kita berniat ini jadi laboratorium. Kalau ada yang mau belajar tentang pertanian organik, mereka bisa datang ke paroki. Di sini mereka dilatih mengolah pupuk bokasi dan hal-hal lainnya,” jelas Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran. Tambahnya, selama ini ada beberapa kelompok yang pernah datang dan belajar, termasuk mahasiswa-mahasiswi STKIP St. Paulus Ruteng. “Kita berharap, umat mulai mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat termasuk sayur organik ini,” kata Erlan Yusran.

Sampai saat ini, berbagai jenis sayur yang telah ditanam di kebun sayur organik Katedral Ruteng di antaranya: brokoli, sawi, kol, pakcoi, jagung manis, tomat, wortel, buncis dan lain-lain. Jenis baru yang akan ditanam tahun ini adalah brenebon dan kacang rungkel. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *