Buletin Paroki Katedral Swardika Hadir 12 Halaman

Buletin Paroki Katedral Ruteng SWARDIKA hadir 12 halaman mulai edisi Desember 2012 – Januari 2013. Ini adalah salah satu perubahan penting dalam bidang kehumasan Paroki. Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, seperti minat baca, materi informasi, waktu terbit serta biaya produksi. 
Swardika volume 3 (foto: swa)
“Mulai volume ketiga ini, kita tambah jumlah halaman. Harapannya, buletin paroki Katedral, SWARDIKA memuat lebih banyak informasi serta kolom yang bermanfaat bagi umat,” kata Rm. Beben Gaguk, Pr penanggung jawab buletin ini. Romo Beben juga menjelaskan, bertambahnya jumlah halaman dari delapan menjadi dua belas membuat redaksi memiliki keleluasaan lebih untuk menambah rubrik serta membuka peluang kepada umat untuk mengirimkan tulisan berupa opini atau hasil karya sastra untuk dimuat. “Ada beberapa rubrik yang ditambah, seperti kolom esai, sejarah dan catatan. Selain itu, setiap edisi akan memiliki fokus liputan tertentu berdasarkan agenda paroki,” tuturnya.
Buletin SWARDIKA adalah salah satu bentuk pelayanan Dewan Pastoral Paroki di bidang informasi. Buletin ini terbit pertama kali pada bulan September 2012 dan diluncurkan pada peringatan HUT Paroki Katedral ke-92. “SWARDIKA terbit sekali dalam dua bulan, untuk melayani kebutuhan umat akan informasi, selain melalui warta mingguan KREBA yang sudah ada selama ini serta blog dan jejaring sosial. Untuk mendapatkanya, umat diminta mengganti ongkos cetak sebesar lima ribu rupiah per eksemplar. Umat juga diajak untuk mendukung terobosan ini dengan cara memasang iklan atau ucapan selamat pada buletin SWARDIKA,” kata Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran.
Dalam setiap edisi, SWARDIKA juga menghadirkan kolom khusus yang berisi suara dari Pastor Paroki Katedral Rm. Daniel Sulbadri, Pr, yang berisi himbauan atau seruan kepada umat berdasarkan tema yang diusung setiap edisi. Untuk edisi ketiga ini, Romo Deny menekankan pentingnya bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi di tahun yang telah lewat dan berusaha semakin baik di tahun yang baru. “Kesuksesan dan keberhasilan akan kita raih jika kita mempertahankan apa yang baik yang terjadi di masa lalu dan segera mengubah atau memperbaiki segala yang buruk,” ungkapnya. (bell)
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *