Buletin Swardika Bahas Pemberdayaan

Buletin Swardika kembali hadir. Terbitan dua bulanan milik Paroki Katedral Ruteng ini edisi Februari – Maret, hadir dengan berbagai liputan menarik yang dibalut dalam tema pemberdayaan.

Buletin Swardika Bahas Pemberdayaan

Buletin Swardika edisi 13

Dalam pengantar redaksi, penanggungjawab Swardika Rm. Lian Angkur, Pr menulis pada dasarnya setiap orang dilahirkan dengan talenta dan karunia khusus. “Dalam perjalanan waktu, kadang itu belum tampak dan kurang dimaksimalkan. Talenta dan karunia itu masih tertidur,” tulis Kapelan Katedral Ruteng ini. Karenanya menurut Romo Lian, pemberdayaan menjadi sesuatu yang penting dalam situasi seperti ini.

Dalam hubungan dengan hal tersebut menurut Romo Lia, Buletin Swardika hadir dengan liputan-liputan yang berhubungan dengan tema pemberdayaan. “Dalam aneka sajian Swardika, tersirat suatu kenyataan bahwa Katedral berusaha menciptakan ruang bagi berjalannya pemberdayaan tersebut yang menyentuh entah jasmani maupun rohani,” tulisnya.

Swardika edisi terbaru ini memang hadir dengan aneka informasi seputar tema ini. Kegiatan anak-anak PPA yang berbagi kasih dengan penghuni panti asuhan Hanura adalah usaha untuk meningkatkan rasa peduli pada setiap anggota kelompok kategorial ini. Selain itu, kegiatan KKN mahasiswa STKIP di Paroki Katedral Ruteng juga menjadi bagian dari tema serupa.

Sementara itu tahapan baru pembangunan aula Katedral Ruteng menjadi sajian utama Buletin Swardika kali ini. Informasi tentang pembuatan lantai dan sumbangan dinding sementara (terpal) dapat disimak pada terbitan 12 halaman ini. Mengutip Swardika, mengenai tahapan ini Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran mengatakan, “Proses pengerjaan lantai pada tahun ini adalah salah satu upaya agar mereka semakin nyaman, mengingat sudah cukup banyak yang berminat menggunakan aula ini. Sedangkan untuk dinding, kita masih belum bisa mulai bangun tetapi untuk kenyamanan kita siapkan dinding terpal.”

Buletin Swardika kali ini juga hadir dengan profil calon Imam Scalabrinian yang akan ditahbiskan di Gereja Katedral Ruteng 6 Mei 2015 mendatang. Kolom-kolom tetap yang selama ini hadir juga menyajikan informasi-informasi khas Swardika. Pada kolom liturgi, pembaca dapat menyimak pentingnya sikap “berlutut” pada perayaan ekaristi. Sementara itu, catatan khas Armin Bell menghadirkan kisah tentang prasangka yang didasarkan pada naskah “Rahasia Pengakuan” karya Romery. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *