Doa Lima Jari Paus Fransiskus

Paus Fransiskus telah menjadi tokoh penting dunia sejak terpilih pada 13 Maret 2013. Majalah Time bahkan langsung memilihnya sebagai Person of the Year 2013 pada tahun pertama Paus Fransiskus memimpin Gereja Katolik Dunia.

Tahun 2015, Paus Fransiskus masuk dalam daftar nominasi Penerima Penghargaan Nobel Perdamaian bersama Kanselir Jerman Angela Merkel, Kuartet Dialog Nasional Tunisia, dan beberapa nama lain. Kuartet Dialog Nasional Tunisia akhirnya terpilih sebagai peraih penghargaan tersebut. Sementara itu, Paus Fransiskus terus menjadi tokoh penting bagi berbagai upaya perdamaian dunia, termasuk perhatiannya yang besar terhadap kelompok-kelompok terpinggirkan. Sekretaris Eksekutif KWI Romo Edy Purwanto seperti dilansir tempo.co pada 12 Desember 2013, tentang Paus Fransiskus mengatakan, Paus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu mencita-citakan pembaruan gereja.

Paus Fransiskus juga mengingatkan seluruh umat manusia untuk senantiasa berdoa. Melalui media sosial, Paus Fransiskus mengajak kita semua untuk mendaraskan doa yang sederhana yang kemudian dikenal luas dengan nama Doa Lima Jari Paus Fransiskus, sebagai berikut:

Doa Lima Jari Paus Fransiskus

  1. Ibu Jari: Ibu jari adalah yang terdekat denganmu. Mulailah berdoa untuk orang-orang yang paling dekat denganmu. Mereka adalah orang-orang yang paling sering diingat. Berdoa untuk orang-orang terkasih adalah satu “kewajiban yang manis”
  2. Jari Telunjuk: Jari selanjutnya adalah jari telunjut. Berdoalah bagi mereka yang mendidikmu, mengarahkanmu, menyembuhkanmu. Mereka memerlukan dukungan dan kebijaksanaan untuk menunjukkan arah bagi orang lain. Ingatlah mereka senantiasa dalam doa-doamu.
  3. Jari Tengah: Jari berikutnya adalah yang paling tinggi. Ini mengingatkan kita pada para pemimpin, mereka yang mengemban kekuasaan, para pemimpin, pejabat dan pemegang otoritas. Mereka membutuhkan bimbingan Tuhan.
  4. Jari Manis: Di sinilah kita bisa menempatkan/memakai cincin. Kita mungkin akan terkejut mengetahui bahwa bahwa ini jari yang paling lemah. Ini seharusnya mengingatkanmu untuk mendoakan mereka yang lemah, sakit, yang sedang menghadapi masalah. Mereka membutuhkan doa-doamu.
  5. Jari Kelingking: Adalah jari yang paling kecil dari semua. Mengingatkanmu untuk berdoa bagi diri sendiri. Setelah setelah mendaraskan empat doa sebelumnya, engkau akan mampu melihat kebutuhanmu sendiri dengan cara pandang yang benar dan mendoakan kebutuhan dirimu dengan cara yang lebih baik.

Paus Fransiskus mengajak kita untuk berdoa bukan saja bagi orang-orang yang kita kenal, yang dekat dengan kita namun untuk mereka para pemimpin dan yang lemah. Karena dengan lima jari bersatu semua beban akan dapat diangkat. (*/dari berbagai sumber)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *