DPP Harapkan 2012 Dana Pembangunan Capai 50 Persen

Dewan Pastoral Paroki Katedral Ruteng mengharapkan, Dana Pembangunan Paroki dari umat Katedral, tahun ini bisa mencapai 50 persen. Karenanya, seluruh Umat Katedral diminta untuk memenuhi kewajiban yang telah disepakati bersama pada tahun 2007.

dpp harapkan, 2012 dana pembangunan capai 50 persen

Rancangan Gambar Aula Katedral

Seperti diketahui, dalam sidang DPP Katedral Ruteng pada tahun 2007 silam, lahir sebuah kesepakatan penting terkait pembangunan Paroki yakni dana pembangunan. Sekretaris DPP Katedral Ruteng Herry da Lopez menjelaskan, dalam kesepakatan tersebut, setiap Kepala Keluarga atau KK dalam wilayah Paroki Katedral Ruteng mengumpulkan total dana sebesar Rp. 450.000,- atau Rp. 12.500,- per bulan kurun waktu tiga tahun (2007, 2008, 2009). “Kesepakatan tersebut sudah dibuat sejak lama pada periode pengurus sebelumnya dan telah disosialisasikan kepada umat melalui perangkat DPP di Komunitas Umat Basis,” tambahnya.

Dengan jumlah KK sebanyak 2.273, maka target perolehan dana adalah Rp. 1.022.850.000,-,namun sampai dengan tahun 2012 ini, jumlah dana yang terkumpul baru mencapai 11,8 persen atau sebesar Rp. 120.483.500,-.  Dalam rencana awal dana tersebut akan digunakan sebagai salah satu sumber dana untuk pembangunan Rumah Pastoran yang membutuhkan anggaran sekitar dua setengah miliar rupiah, selain itu juga digunakan untuk pembangunan lainnya. “Namun, karena berbagai pertimbangan, pembangunan Rumah Pastoran diganti menjadi Pembangunan Aula. Artinya, gedung aula Assumpta yang ada saat ini akan beralih fungsi sebagai Rumah Pastoran,” tutur Herry.

Sementara itu, Ketua DPP Katedral Ruteng, Erlan Yusran menjelaskan, melalui diskusi dengan berbagai pihak disepakati, pembangunan Aula baru di bagian Selatan lahan Paroki Katedral, bertujuan agar gedung tersebut lebih mudah diakses dari jalan umum, tanpa harus melewati Gereja Katedral. “Gedung Aula dimaksud akan digunakan sebagai tempat pertemuan/rapat, pendampingan kaum muda, latihan koor, kursus-kursus gerejani, pelatihan-pelatihan, pesta (pernikahan, ulang tahun dll) dan olahraga in door dengan halaman parkir yang representatif,” paparnya.

Karenanya, terjadi perubahan anggaran menjadi Rp. 4.250.000.000,-, dengan sumber dana dari umat Paroki Katedral sebesar Rp 990.000.000,- diperoleh melalui Dana Pembangunan Aula Paroki Katedral Ruteng dan dari Donatur sebesar Rp. 3.260.000.000,-. Meski terjadi perubahan anggaran, DPP tidak mengeluarkan keputusan baru. “Kita masih menggunakan kesepakatan 2007, yakni empat ratus lima puluh ribu per KK, dan yang belum mengumpulkan diharapkan bisa mulai mengumpulkannya. Menyadari banyaknya kegiatan tahun ini, maka target kita, tahun ini dana pembangunan capai 50 persen. Ini sudah enam tahun sejak dan kami berharap umat aktif berpartisipasi,” ungkap Erlan Yusran.

Saat ini, pembangunan Aula Paroki Katedral Ruteng telah dimulai. Tembok penahan telah dibangun dan penggusuran lokasi sudah mulai dilakukan. “Perlahan-lahan kita mulai sambil tetap berharap, umat ikut membantu terutama mulai mencicil dana pembangunan yang telah disepakati,” jelasnya sambil menambahkan sumbangan dari para donatur juga tetap digalang dan berharap akan semakin banyak pihak yang menunjukkan kepeduliannya. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *