Dua Diakon CSsR Akan Ditahbiskan di Katedral

Bulan Juli ini, dua diakon dari Kongregasi Redemptoris (CSsR) akan ditahbiskan di Katedral Ruteng. Perayaan Ekaristi tahbisan akan dilaksanakan pada hari Senin, 25 Juli 2016 pukul 08.00 Wita.

tahbisan

Ilustrasi: Foto oleh Frans Joseph

Dua diakon yang akan ditahbiskan di Katedral Ruteng sebagai Imam Katolik tersebut adalah Diakon Domisianus Erbing Wahyu, CSsR (Erwin) dan Diakon Fernandez Nangkang, CSsR (Fenan). Diakon Erbing, sebelumnya menerima rahmat tahbisan diakon pada 9 November 2015 di Davao, Filipina, sedangkan Diakon Fenan pada tanggal 25 Desember 2015, juga di Davao, tepatnya di Mother of Perpetual Redemptorist Church.

Berikut kami hadirkan biodata dua calon imam anggota Kongregasi Redemptoris yang akan ditahbiskan di Ruteng tersebut:

Domisianus Erbing Wahyu, CSsR: Lahir dari pasangan Bapak Dorotheus Banus dan Mama Yustina Jus pada tanggal 8 Mei 1985 di Copu. Diakon Erwin menempuh pendidikan dasar di SDK Ruis (tamat tahun 1999) dan melanjutkan studinya ke SLTP Negeri 1 Reok (tamat tahun 2002). Pada tahun 2002 – 2005, Erwin menempuh pendidikan di Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo, kemudian KPA di Seminari St. Paulus Mataloko, dan selanjutnya mengikuti Postulat Redemptoris di Padatita Waingapu. Kaul pertama diucapkannya pada tanggal 10 Juli 2008 sebelum mengikuti studi filsafat di Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma dan Fakultas Teologi Kepausan Wedabakti Kentungan – Yogyakarta.

Masa orientasi pastoralnya dihabiskan di seminari Menengah San Dominggo Hokeng pada tahun 2012 – 2013 dan pada tanggal 30 Juni 2014 mengucapkan Kaul Kekal di Yogyakarta. Selama 7 bulan (2015 – 2016), Diakon Erwin mengikuti studi Bahasa Inggris di Perth Australia, sebelum mengikuti program Imamat di St. Alphonsus Theological and Mission Institute – Davao, Filipina. Studi imamat tersebut selesai pada akhir Maret 2016, dan tanggal 25 Juli mendatang menerima rahmat tahbisan imamat di Gereja Katedral Ruteng.

Fernandez Nangkang, CSsR: adalah anak dari pasangan Bapak Fransiskus Gaga dan Mama Anastasia Imun. Diakon Fenan lahir di Nikeng Satarmese pada tanggal 5 Juli 1986 dan menamatkan pendidikan dasar pada tahun 1999 dari SDK Denge. Setelah selama setahun bersekolah di SMPN 2 Todo (1999 – 2000), Fenan pindah ke Waingapu dan melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMPN 2 Waingapu (tamat tahun 2002), selanjutnya bersekolah di SMAN 1 Waingapu (tamat tahun 2005). Selama setahun mengikuti KPA di Seminari St. Paulus Mataloko (2005 – 2006) sebelum mengikuti Postulat Redemptoris di Padatita. Kaul pertama diterimanya bersama Diakon Erwin yakni pada 10 Juli 2008. Mulai 2008 hingga 2012, Diakon Fenan menempuh pendidikan studi Filsafat dan Teologi di Sanata Dharma Yogyakarta.

Setelah ikrar kaul kekal pada 30 Juni 2014 di Yogyakarta, dirinya mengikuti kursus bahasa Inggris di Auckland, New Zealand, untuk selanjutnya mengikuti studi lanjutan di Davao, Filipina. Pada 25 Desember 2015, Fenan menerima rahmat tahbisan diakon di Davao, dan pata tanggal 25 Juli 2016 mendatang menerima tahbisan imamat di Gereja Katedral Ruteng.

Sementara itu, dua calon imam Redemptoris tersebut memilih motto tahbisan imamat yang berbeda. Diakon Erwin memilih “Aku menyertai kamu” yang diambil dari Matius 28:20b, sedangkan Diakon Fenan memilih “Aku sekali-kali tak akan meninggalkan Engkau” (Ibr. 13:5). (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Satu gagasan untuk “Dua Diakon CSsR Akan Ditahbiskan di Katedral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *