Gerakan Seribu Rupiah dan Bibit Ayam untuk Umat

Gerakan Seribu Rupiah atau GESER Paroki Katedral Ruteng kembali disalurkan. Pada bulan ini, ada dua keluarga yang mendapat bantuan kasih tersebut. “Saldo kita dari kolekte Geser ini cukup untuk dua orang, sehingga kita langsung salurkan. Masing-masing keluarga mendapatkan lima ratus ribu rupiah,” kata Bendahara DPP Helena M. Palu.

DPP Salurkan Gerakan Seribu Rupiah dan Bibit Ayam

Pastor Paroki Katedral pada salah satu acara adat di Paroki | Foto: Kaka Ited

Dua keluarga yang mendapatkan aksi gerakan seribu rupiah atau GESER Paroki Katedral Ruteng bulan Maret ini adalah keluarga Ibu Melania Susut dari KBG St. Monika Waepalo dan Ibu Getrudis Nuhut dari KBG St. Lukas Waso Golo. Keputusan penyaluran bantuan tersebut diambil setelah Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi PSE DPP Katedral Ruteng mendapat surat rekomendasi dari Ketua KBG St. Monika Waepalo Hendrikus Tukan dan Ketua KBG St. Lukas Waso Golo Anselmus Acak. Penyerahannya dilakukan pada hari Jumat, 14 Maret 2014 oleh Ketua Seksi PSE Felix Manggur bersama Pastor Paroki Katedral Ruteng, Rm. Daniel Sulbadri, Pr.

Untuk diketahui, saldo dari kolekte Gerakan Seribu Rupiah atau GESER di Paroki Katedral Ruteng sejak terakhir disalurkan pada bulan Januari 2014 adalah adalah sebesar Rp. 1.878.500,-. “Jumlah itu kita dapat dari saldo 5 Januari ditambah dengan hasil Geser sampai Februari. Sebenarnya, jumlah bulan ini bisa untuk tiga KK, tetapi sampai hari penyaluran hanya dua KK yang diusulkan. Saldonya kita simpan lagi untuk periode selanjutnya,” terang Helena M. Palu. Seperti diketahui, sebagai bagian dari aksi sosial karitatif, dana hasil kolekte Geser akan langsung disalurkan pada keluarga yang membutuhkan berdasarkan usulan pengurus KBG. Jika dalam sebulan tidak ada KBG yang mengusulkan calon penerima, maka saldonya akan disimpan untuk disalurkan pada bulan berikutnya.

Selain GESER, aksi sosial karitatif Paroki Katedral Ruteng bulan Maret ini juga ditandai dengan penyaluran bantuan bibit ayam pedaging untuk pengembangan ekonomi umat di KBG. “Pada bulan Maret ini DPP salurkan gerakan seribu rupiah dan bibit ayam pedaging. Kalau geser itu setiap bulan, sedangkan bibit ayam itu yang pertama. Ceritanya, beberapa waktu lalu kita minta komunitas biara untuk melakukan pendampingan di KBG. Arahnya untuk membantu pengembangan ekonomi umat. Sebagai bentuk tindak lanjutnya, sudah ada KBG yang sudah membentuk kelompok dan kita bantu dari pos PSE Katedral,” kata ketua DPP Erlan Yusran.

Dijelaskannya juga, kelompok pertama yang mendapatkan bantuan ini adalah KBG Nekang IV. Kelompok ini adalah dampingan dari komunitas biara SDV Fathers. Mereka mendapatkan bantuan 100 ekor anak ayam pedaging dan dua karung pakan ayam tersebut sudah dilakukan oleh Kepala Sekretariat Paroki Markus Tarut bersama Ketua PSE Felix Manggur kepada frater pendamping, Fr. Hendrikho Lawi, SDV sebagai pendamping disaksikan oleh anggota. “Aksi sosial karitatif berupa upaya pendampingan ekonomi umat tersebut adalah bagian dari tanggungjawab Gereja untuk kehidupan ekonomi umat. Kita bantu di awal, dan berharap bantuan itu dikembangkan dan berhasil meningkatkan ekonomi kelompok penerima bantuan,” kata Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *