Gerakan Seribu Rupiah Disalurkan Lagi

Dana yang terkumpul dari kolekte Geser atau aksi sosial karitatif Gerakan Seribu Rupiah di Paroki Katedral Ruteng selama sebulan terakhir kembali disalurkan. Yang mendapatkan sumbangan pada periode ini adalah umat di KUB St. Yohanes Pemandi Wilayah VII.

Gerakan Seribu Rupiah disalurkan lagi

Salah satu aksi sosial karitatif di Katedral Ruteng | Foto: Gusti Stat

Ketua KUB St. Yohanes Pemandi Wilayah VII, Teresia L. Juita dalam suratnya kepada Dewan Pastoral Paroki Katedral Ruteng menjelaskan bahwa salah seorang umatnya dianggap untuk mendapat bantuan Geser. “Yang bersangkutan mengalami sakit dan nyaris tidak bisa bekerja lagi,” demikian surat tersebut menjelaskan tentang alasan kelompok mengusulkan nama Ibu Agnes Lebes sebagai calon penerima dana Geser.

Menanggapi surat tersebut dan berdasarkan pertimbangan DPP serta keadaan keuangan, hasil kolekte Gerakan Seribu Rupiah disalurkan lagi, pada hari Jumat (18/10) kemarin. Penyerahaannya dilakukan oleh Ketua Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi DPP Katedral Ruteng Feliks Manggur bersama Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pr. Sumbangan kasih tersebut diberikan kepada Ibu Agnes di KUB St. Yohanes Pemandi. Ketua KUB St. Yohanes Pemandi ikut menyaksikan penyerahan bantuan Geser.

Seperti diketahui, Gerakan Seribu Rupiah adalah aksi sosial karitatif di Paroki Katedral Ruteng. Aksi tersebut dilaksanakan sebagai hasil keputusan pleno beberapa waktu silam. Dalam kegiatan ini, DPP menyiapkan peti kolekte khusus di Gereja Katedral Ruteng. Pada peti terdapat tulisan GESER: Gerakan Seribu Rupiah. Umat yang ingin terlibat pada aksi ini, bisa mengisi peti kolekte khusus Geser dan hasilnya akan dihitung setiap akhir bulan untuk kemudian disalurkan. Disepakati, setiap keluarga mendapatkan dana yang dianggap layak menerima bantuan sebesar Rp. 500.000,-.

Bendahara DPP Katedral Ruteng, Helena M. Palu menjelaskan, dana yang terkumpul periode Agustus – September 2013 sebesar 479.000. “Jumlah tersebut digabungkan dengan saldo periode sebelumnya sebesar Rp. 268.500,-. Setelah disalurkan kepada Ibu Agnes, saldo Geser saat ini adalah Rp. 247.500,-. Ini akan digabungkan dengan hasil periode selanjutnya dan akan disalurkan lagi,” jelasnya. Tambahnya, jika jumlah dana mencapai lebih dari satu juta rupiah untuk satu periode, maka aksi tersebut bisa langsung disalurkan pada dua keluarga. “Semua tergantung partisipasi umat,” kata Helena. Sampai saat ini, sudah ada tujuh keluarga yang mendapatkan bantuan Geser. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *