Gereja Katedral Ruteng Dibahas di Portal Situs Budaya

Gereja Katedral Ruteng menjadi salah satu tempat yang dicatat di portal situsbudaya.id. Portal ini berisi seluruh tempat wisata dan budaya dari berbagai daerah di Nusantara.

gereja katedral ruteng dibahas portal situs budaya

Katedral Ruteng | Foto: Kaka Ited

Gereja Katedral Ruteng Dibahas di Portal Situs Budaya

Portal Situs Budaya mendeskripsikan dirinya sebagai “Website yang memberikan informasi menarik mengenai berbagai situs budaya yang begitu penuh makna dan penuh keluhuran budi pekerti yang sangat menarik untuk diketahui oleh bangsa kita saat ini.”

Portal ini dibuat dengan tujuan menambah pengetahuan bagi para pembaca dan dapat menambah rasa cinta dan bangga terhadap warisan-warisan budaya Nusantara yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita.

Gereja Katedral Ruteng menjadi salah satu subyek yang dibahas, dengan judul Gereja Katedral Ruteng NTT. Melansir newtourismteritory.com, portal situs budaya membagi informasi umum tentang sejarah Paroki Katedral Ruteng yang sebelumnya telah dibahas sejak website resmi Paroki Katedral Ruteng ini dibuat.

Baca sejarah Paroki Katedral Ruteng di sini.

Gereja Katedral Ruteng menjadi satu dari beberapa tempat di Manggarai yang dimuat oleh portal Situs Budaya ini. Selain Gereja Katedral Ruteng, juga dibahas Liang Bua di Kabupaten Manggarai, sejarah Seminari Pius XII Kisol, dan Gereja Lengko Ajang NTT.

Paroki Katedral Ruteng sendiri akan berusia seabad pada tahun 2020 mendatang. Seperti diketahui Ruteng ditetapkan sebagai sebagai stasi induk dan pusat karya misi untuk wilayah Manggarai Tengah pada tahun 1920.

Adalah Pater Bernhard Glaneman, SVD yang mulai menetap di Ruteng pada tanggal 23 September 1920. Hari ini juga ditetapkan sebagai hari berdirinya ‘Misi’ di Manggarai. Tiga tahun kemudian Pater Franc Dorn, SVD menjadi Pastor Paroki Ruteng, dan menjalankan tugasnya sampai tahun 1939. (bell)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *