Geser Katedral Disalurkan Agustus

Aksi Sosial Karitatif yang digalang umat Katedral melalui kolekte Gerakan Seribu Rupiah GESER, bulan Agustus 2015 kembali disalurkan. Penyerahan sumbangan kasih sebesar masing-masing Rp. 500.000,- kepada tiga penerima tersebut, dilakukan oleh Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi bersama Pastor Kapelan Katedral Ruteng, RD Lian Angkur pada hari Rabu (19/8) lalu.

geser katedral kembali disalurkan

Gerakan Seribu Rupiah Katedral Ruteng

Ketua seksi Pengembangan Sosial Ekonomi Paroki Katedral Ruteng, Kostan M. Parit mengatakan karena beberapa alasan, uang yang terkumpul melalui aksi kolekte Geser di Gereja Katedral Ruteng baru dapat disalurkan lagi pada bulan Agustus ini. “Terakhir, gerakan ini disalurkan pada Desember 2014 silam. Waktu itu, ada tiga keluarga yang mendapatkannya. Dan baru kali ini lagi kita bisa salurkan karena ada pergantian pengurus mulai dari tingkat KBG sampai DPP, sehingga proses verifikasi calon penerima kita lakukan lagi,” jelas Kostan Parit.

Baca juga: Gerakan Seribu Rupiah Disalurkan

Tiga penerima pada periode ini, masing-masing: Ibu Regina Jemida dari KBG Pitak IV, Ibu Veronika Doly Djelaha dan KBG St. Maria Bunda Penebus Rangkat dan Ibu Lusia Karus dari KGB St. Yohanes Waso Welu. Bendahara DPP Katedral Ruteng Helena M. Palu mengatakan, untuk periode ini dan berdasarkan keadaan keuangan kolekte Geser, tiga orang tersebut dipilih sebagai penerima. “Mekanismenya, kita (DPP, red) mendapat surat usulan atau permohonan dari KBG. Selanjutnya nama-nama yang diusulkan tersebut akan diperiksa kebenarannya, apakah memang layak menerima sumbangan atau tidak,” papar Elen.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi. Menurut Kostan Parit, sampai saat ini ada cukup banyak usulan penerima dari KBG-KBG. “Harus diperiksa lagi, apakah memang harus segera dibantu atau tidak. Karena selain mempertimbangkan keadaan keuangan yang terkumpul, pertimbangan lain adalah agar yang menjadi sasaran adalah yang benar-benar layak,” jelasnya. Ditambahkannya, paroki tidak ingin bantuan yang dikumpulkan umat melalui kolekte Gerakan Seribu Rupiah ini malah menimbulkan persoalan terutama jika ada umat lain yang mengganggap bantuan ini salah sasaran. “Sejauh ini, semua penerima adalah yang benar-benar kita anggap layak dan sangat membutuhkan,” tambahnya.

Baca tentang Geser pertama: Gerakan Seribu Rupiah Tahap Pertama Disalurkan

Gerakan ini telah dimulai secara resmi pada tanggal 10 Maret 2013. DPP Katedral Ruteng menyiapkan delapan peti Geser, tempat umat yang berkendak baik menitipkan sumbangan kasihnya untuk disalurkan. Sebelumnya sosialisasi tentang gerakan tersebut disebarkan melalui mimbar gereja dan warta mingguan Kreba. Selain Gerakan Seribu Rupiah, Paroki Katedral Ruteng juga sudah dan akan terus melaksanakan berbagai aksi lain dalam kaitan dengan pengembangan ekonomi umat, termasuk peternakan dan pertanian organik. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *