Kadis PPO Resmikan Taman Baca LG Corner Ruteng

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Drs. Rafael Paseli Ogur, Minggu (1/12) lalu meresmikan Taman Baca LG Corner Katedral Ruteng. Pada kesempatan tersebut, Kadis Rafael mengungkapkan apresiasinya atas niat baik DPP Katedral Ruteng yang telah menyediakan fasilitas taman bacaan untuk generasi muda Manggarai. Menurutnya, tugas mendidik anak bangsa tidak bisa hanya dilakukan melalui pendidikan formal. Peran serta masyarakat menjadi sangat penting.

Pengunjung Taman Baca LG Corner Ruteng

Pengunjung Taman Baca LG Corner Ruteng | Foto: Kaka Ited

“Yang sudah dilakukan oleh Paroki Katedral Ruteng ini adalah langkah yang luar biasa. Kami tentu saja mendukung dan akan berupaya mendatangkan buku-buku yang sesuai untuk taman bacaan ini,” jelasnya sebelum menandatangani dokumen peresmian. Masih menurut Kadis Rafael, niat baik ini akan sangat berguna bagi dunia literasi di Manggarai. “Dari sini saya yakin akan lahir generasi muda yang berkualitas. Terima kasih kepada pastor paroki Rm. Daniel Sulbadri, Pr pastor kapelan Rm. Beben Gaguk, Pr, DPP Katedral Ruteng dan seluruh pihak yang membidani lahirnya taman bacaan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Pastor Kapelan Katedral Ruteng Rm. Beben Gaguk, Pr saat berbicara mewakili pihak pengelola menuturkan beberapa alasan lahirnya taman bacaan ini. Pertama, berdasarkan pengalaman dan interaksi selama ini, banyak anak sekolah bahkan mahasiswa yang masih kesulitan membuat tulisan. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya minat baca. “Siapapun yang tidak gemar membaca, akan kesulitan merumuskan sesuatu lewat tulisan. Menulis dan membaca adalah pasangan yang tidak bisa dipisahkan. Karenanya kita mau mengambil bagian pada proses itu dengan membiasakan siapapun untuk membaca,” paparnya.

Dijelaskan pula bahwa saat ini transfer budaya sudah tidak bisa lagi dilakukan lewat pola bertutur atau lisan, melainkan harus dalam bentuk tulisan. Alasan kedua menurut Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ruteng ini adalah pemanfaatan ruang. “Toko Buku Gratiae sudah berpindah tempat dari depan Katedral lama ke bagian barat Katedral baru. Kami melihat, ada peluang untuk memanfaatkannya juga sebagai taman baca. Maka ini lalu kami buat,” jelas Rm. Beben.

Dalam usaha mendirikan taman baca LG Corner Ruteng ini, pihak pengelola bekerja sama dengan semua pihak yang peduli, terutama untuk ketersediaan buku bacaan. “Kami berterima kasih kepada Rm. Andy Latu Batara, Rm. Edy Menory dan Komunitas Seni Le Gejur Ruteng, dr. Ronald Susilo dan Petra Book Club Ruteng, keluarga Bapak Erlan Yusran yang sudah menyumbangkan koleksi pribadi mereka untuk mendukung toko buku ini,” tambah penulis buku Pastoral Panggung ini. Saat diluncurkan, Taman Bacaan ini memiliki 917 koleksi buku, terdiri dari Novel, Psikologi, Keterampilan, Komik, Kumpulan Cerpen, Kumpulan Puisi, Kumpulan Drama, Jurnal, Filsafat, Teologi, Agama, Sosial Budaya, Politik dan aneka Majalah.

Sementara itu Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran menjelaskan, LG Corner -tempat taman bacaan ini berada- adalah ruangan yang disiapkan untuk berbagai kepentingan. “Di sini ada Toko Buku Gratiae, taman bacaan, kios sembako, stand kuliner dan hotspot area. LG Corner juga bisa dipakai sebagai ruang diskusi santai, pentas seni dan aneka kegiatan lainnya,” kata Erlan Yusran.

Kegiatan peresmian Taman Baca LG Corner Ruteng diwarnai dengan pentas musik oleh Pompy dkk dan pembacaan puisi oleh dosen sastra STKIP Ruteng Celus Ungkang. Puluhan pelajar dan pencinta buku hadir pada kesempatan tersebut. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *