Keuskupan Laksanakan Misa dalam rangka Hardiknas 2013

Komisi Pendidikan Keuskupan Ruteng, hari Selasa (30/4) melaksanakan Misa dalam rangka HARDIKNAS ke-68 di Gereja Katedral Ruteng. Perayaan Ekaristi tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Ruteng Rm. Gerardus Janur, Pr bersama Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ruteng Rm. Beben Gaguk, Puket III Puspas St. Sirilus Rm. Hyro Bandur, Kepala Sekolah SMAK St. Fransiskus Saverius Ruteng Rm. Andy Latu Batara dan Kepala SMPK St. Fransiskus Saverius Ruteng Rm. Ivan Selman.

Rm. Gerardus Janur, Pr saat berkotbah (foto: DPP)

Romo Gerardus dalam kotbahnya mengingatkan pentingnya insan-insan pendidikan berjuang sepenuh hati untuk menjadi garam dan terang sehingga masalah yang kerap ditemui dalam dunia pendidikan dapat teratasi. “Masalah kita adalah, apa yang diajarkan tidak cukup diserap dengan baik oleh pelajar. Karenanya, semua elemen wajib berusaha untuk meningkatkan daya serap tersebut,” tutur pastor yang telah lama bergerak di dunia pendidikan ini. 
Ketua Yayasan SUKMA (Sekolah Umat Katolik Manggarai) ini menjelaskan tentang falsafah Manggarai yang bisa diterapkan dalam dunia pendidikan. “Budaya kita mengenal empat T, yakni Tinu atau memelihara, Toing atau mengajarkan, Titong atau menuntun dan Teing atau memberi. Empat hal itu jika kita terapkan dalam dunia pendidikan akan menghasilkan dunia pendidikan yang bermutu,” ungkapnya. Lanjut Romo Gerardus empat elemen tersebut tidak hanya untuk para pendidik tetapi juga untuk para pelajar. 
Romo Gerardus mengungkapkan, bahwa hal baik yang bisa dilakukan oleh pelajar dari empat hal tersebut misalnya dengan ikut memelihara fasilitas sekolah, memelihara iklim pendidikan yang baik serta berempati pada sesama sehingga tidak terjebak pada pola yang justru merusak. “Saya lihat banyak pelajar saat ini yang justru melakukan hal-hal yang kurang baik, misalnya corat-coret tembok, membuang sampah sembarangan dan kebiasaan buruk lainnya,” paparnya. Dengan Misa ini, dirinya berharap agar hal-hal negatif tersebut berkurang di masa-masa mendatang. 
Dalam kesempatan tersebut pastor yang sudah lebih dari 25 tahun menjalani kehidupan imamatnya ini menambahkan, pendidikan berurusan dengan hal yang benar dan kebajikan dan oleh karenanya, Tuhan mesti dilibatkan. “Kehadiran guru memang sangat penting, tetapi kita harus tetap menghadirkan Tuhan agar segala niat baik dapat tercapai oleh berkat kasih-Nya. Mulailah mencintai ekaristi,” kata Romo Gerardus. 
Perayaan Ekaristi dihadiri oleh ribuan pelajar dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Para guru dan dosen juga tampak hadir dan bersatu dalam ekaristi yang juga mendoakan keberlangsungan pendidikan di Indonesia juga . Terungkap harapan agar dunia pendidikan di negeri ini akan berkembang semakin baik. Seluruh petugas liturgi adalah para pelajar dan koor ditanggung oleh SMAK St. Fransiskus Saverius Ruteng. (bell)

Baca juga:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

2 gagasan untuk “Keuskupan Laksanakan Misa dalam rangka Hardiknas 2013

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *