Kolak dan Goyang Tobelo Warnai Pertemuan OMK Austria dan OMK Katedral Ruteng

Bulan Agustus 2017 silam, OMK Lumen Gratie Paroki Katedral Ruteng, mendapat kesempatan berbagi dengan OMK Austria di Aula Assumpta.

Kisah menarik tentang pertemuan tersebut dapat Anda simak pada laporan Wilhelmina da Rossy berikut ini.

kolak dan tobelo warnai pertemuan omk austria dan omk katedral ruteng

OMK Austria Kunjungi OMK Katedral Ruteng | Foto: Dok. OMK LG

Kolak dan Goyang Tobelo Warnai Pertemuan OMK Austria dan OMK Katedral Ruteng

Oleh: Wilhemina da Rossy

Dalam Yesus Kita Bersaudara! Mungkin kalimat ini terdengar biasa saja. Atau ada di antara kalian yang langsung bernyanyi dalam hati, bukan? Tetapi kalimat ini memiliki makna luar biasa bagi Orang Muda Katolil (OMK) Lumen Gratiae Katedral Ruteng, Ruteng Flores.

Tanggal 8 Agustus 2017, OMK LG mendapat kunjungan dari Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Salzburg-Austria. Mereka adalah Phillip Alfred, Bengt Frederik Beler, Veronika Annemarie Huber, Sophie Madeleine, Tibor Bogner, Sylvia Bruckbauer, Anna Diemling, Monika Diemling, Michael Duregger, Clara Eichenauer, Vanessa Hannapel, Josefine Margareta Huber, Karl Martin Huber, Verena Mayr, Eva Maria Oberschneider, Julia Barbara weiskopf, Sarah Schlichenmaier, Barbara Pachta, bersama pastor pendamping, P. Severinus Andreas Korsin, SVD.

Pater Very mendampingi orang-orang muda Katolik asal Austria ini selama liburan di Indonesia; trip keliling Flores. Pater Very adalah pastor asa Paroki Katedral Ruteng yang kini bertugas sebagai missionaris di Austria. Sehari sebelumnya, Pater Very menghubungi anggota OMK LG Ruteng – Flores dan meminta waktu bertemu dengan teman-teman dari Austria.

Pertemuan tersebut akhirnya terlaksana dan digelar di Aula Assumpta, Paroki Katedral Ruteng. Pertemuan diawali dengan games dan lagu agar suasana keakraban lebih tercipta. Semua membaur dan terlihat bahagia. Meski beberapa orang terlihat mengalami kesulitan komunikasi karena kendala bahasa, namun hal tersebut teratasi dengan baik.

pertemuan omk austria dan omk katedral ruteng

OMK Austria dan OMK Katedral Ruteng dalam sesi games | Foto: Dok. OMK LG

Sesi selanjutnya adalah perkenalan dari setiap anggota. Dari rombongan Austria, Phillip adalah Ketua Organisasi KJ Salburg – Austria, Bengt adalah sekertaris, dan yang mengatur perjalanan mereka adalah Veronika. KJ Salzburg sendiri merupakan organisasi resmi untuk Orang Muda Katolik di Keuskupan Agung Salzburg-Austria.

Pastor Paroki Katedral, Rm. Beny Bensy juga hadir dan mengucapkan selamat datang kepada rombongan Austria, sambil menyampaikan hal-hal penting tentang kegiatan Orang Muda di Gereja. Pada kesempatan tersebut Romo Beny bercerita banyak hal tentang perkembangan kegiatan OMK di Ruteng, mulai dari jumlah orang muda yang terlibat yang semakin berkurang, hingga keterbatasan dana dalam pelaksanaan berbagai agendan kegiatan OMK. “Alangkah baiknya jika ada donatur di Austria untuk kegiatan OMK Katedral. Nanti bisa menghubungi Pater Very dan kemudian diteruskan ke Dewan Paroki Katedral,” kata Romo Beny.

kolak dan tobelo warnai pertemua omk

Romo Beny Bensy saat menyambut rombongan OMK Austria | Foto: Dok. OMK LG

Kolak, Tobelo dan Zillertaler Hochzeitsmarsch

Pada pertemuan tersebut, OMK Lumen Gratiae Katedral Ruteng menyiapkan “Kolak”, panganan olahan dari bahan lokal singkong dan pisang. Rombongan muda dari Austria tersebut tampak sangat menikmati sajian khas Indonesia yang popular di Manggarai, Flores itu. Sembari menikmati hidangan, OMK Salzburg dan OMK LG Katedral saling berbagi pengalaman tentang aktivitas OMK di masing-masing tempat.

Setelah menikmati kolak, acara dilanjutkan dengan bergoyang bersama, OMK Lumen Gratia Katedral mengajak para tamu bergoyang “Tobelo”, salah satu line dance yang paling populer di Ruteng tahun 2017 ini. Setelah puas menikmati line dance dari lagu Yoppie Latul tersebut, giliran anggota KJ Salzburg, Austria mengajarkan tarian khas dari Austria “Zillertaler Hochzeitsmarsch”, juga beberapa tarian lainnya.

Usai bertemu di Aula Assumpta, meet up OMK Lumen Gratiae dengan OMK Austria dilanjutkan di rumah Pater Very di Rangkat, Ruteng – Flores. Makan malam terasa spesial karena diisi dengan perbincangan santai serta sharing yang sangat menarik dan bermanfaat untuk kegiatan orang-orang muda dalam kehidupan menggereja ke depan.

kolak dan tobelo warnai pertemuan omk austria dan omk katedral ruteng

Wilhelmina da Rossy | Foto: Dok. OMK LG

Phillip, Ketua KJ Salzburg mengatakan bahwa mereka sangat tertarik untuk mengenal orang muda dari negara lain serta budayanya. Mengenal lebih banyak kelompok orang muda dan pekerjaan mereka, serta menambah pengetahuan mereka melalui pengalaman luar biasa dari setiap orang yang mereka temui. Mereka juga berterimakasih atas kebersamaan, mulai dari makanan makanan yang disajikan, tarian, dan tentu saja sharing pengalaman.

Bagi OMK LG Katedral Ruteng sendiri, pertemuan ini merupakan salah satu kegiatan istimewa di tahun 2017. Melalui sharing, anggota Lumen Gratiae Katedral Ruteng menjadi semakin ingin berkarya untuk Gereja, serta selalu memiliki semangat muda dalam diri dan ingin berbagi hal-hal positif untuk siapa saja. (Rossy/ed: Armin Bell).

 

Wilhelmina Da Rossy adalah anggota OMK Katedral Ruteng, utusan Keuskupan Ruteng pada Asian Youth Day di Korea Selatan, dan Peserta Indonesian Youth Day 2016.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *