KPPK di Katedral Ruteng Diikuti 98 Orang

98 peserta mengikuti kegiatan Kursus Persiapan Perkawinan Katolik KPPK di Katedral Ruteng selama dua hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Assumpta Katedral Ruteng mulai hari Kamis, 26 Februari sampai Jumat, 27 Februari 2015.

KPPK di Katedral Ruteng Diikuti 98 Orang

Peserta KPPK Februari 2014 di Katedral Ruteng | Foto: Dok DPP

Sepanjang proses tersebut, para peserta mendapatkan materi-materi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mereka sebagai calon Pasutri Katolik. Ketua panitia KPPK M. Paulus Hasiman mengatakan, KPPK adalah program yang wajib diikuti oleh setiap calon pasutri Katolik. “Di sini mereka belajar banyak hal sehingga nanti dapat benar-benar membangun kehidupan keluarga yang baik dengan memperhatikan spiritualitas Manggarai yang baik dan orang Katolik yang baik,” tuturnya.

Karena itu menurut Paul, para pemateri yang dihadirkan juga adalah tokoh yang benar-benar menguasai bidangnya. “Untuk materi yang berkaitan dengan kehidupan gereja, yang memberikannya adalah para Imam, yakni Romo Deny untuk Sakramen Tobat dalam Keluarga, Romo Herman untuk Hukum dan Moral Perkawinan Katolik, Romo Ompy untuk Doa dan Kitab Suci dalam Hidup Keluarga dan Romo Efendy untuk materi Sakramen Perkawinan Katolik,” jelas Ketua Seksi Pastoral Keluarga DPP Katedral Ruteng.

Sementara itu untuk materi-materi lainnya, panitia mendatangkan pemateri yang terbukti telah lama menguasai bidangnya masing-masing, termasuk Sr. Robertilde, SSpS yang memberikan materi Menyambut Buah Hati dan Keluarga Berencana Alami atau KBA. Sr. Robertilde selama ini dikenal sebagai pegiat promosi dan konsultan KBA di Manggarai. “Dengan hadirnya pemateri yang sangat memahami bidangnya, kita harapkan para peserta benar-benar pulang dengan manfaat besar dari kegiatan ini. Jadi tidak hanya sekedar kegiatan memenuhi persyaratan,” jelas Paul.

Berikut daftar materi dan para pemberi materi KPPK di Paroki Katedral Ruteng:

  1. Sakramen Tobat dan Kehidupan Keluarga: Rm. Daniel Sulbadri, PrPastor Paroki Katedral Ruteng;
  2. Kesehatan Keluarga dan HIV/AIDS: dr. Immaculata Veronica DjelulutKepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat;
  3. Hukum Perkawinan Adat Manggarai: Bapak Yoseph NgadutPemerhati Budaya, Pendiri Sanggar Lawe Lenggong;
  4. Hukum dan Moral Perkawinan Katolik: Rm. Herman Ando, PrKetua Komisi Keluarga Keuskupan Ruteng;
  5. Doa dan Kitab Suci dalam Keluarga: Rm. Ompy Lasma Latu, PrKetua Komisi Liturgi Keuskupan Ruteng;
  6. Tanggung Jawab Hidup Menggereja: Bapak Petrus JehamunKatekis, Ketua Seksi Katekese DPP Katedral Ruteng;
  7. Sakramen Perkawinan Katolik: Rm. Yulius R. Efendy, PrDosen STIPAS St. Sirilus Ruteng;
  8. Pendidikan Anak Dalam Keluarga: Pasutri Hironimus Nawang dan Mama FinTokoh Umat, Bapak Hironimus saat ini bertugas sebagai Kepala Dinas di salah satu SKPD di Manggarai Timur, Mama Fin adalah perawat di Puskesmas Borong;
  9. Menyambut Buah Hati dan KBA: Sr. Robertilde, SSpSBiarawati, Pegiat promosi dan Konsultan KBA;
  10. Gender: Bapak M. Paulus HasimanKetua Seksi Pastoral Ketua Seksi Pastoral Keluarga DPP Katedral Ruteng, PNS di BKKBN Kabupaten Manggarai;
  11. Hukum Perkawinan Sipil, PKDRT dan Perlindungan Anak: Bapak Antonius JeramanPengacara;
  12. Ekonomi Rumah Tangga: Bapak Inocentius PeniKetua Puskopdit Manggarai, Pendiri Kopdit Florette, Ketua Dewan Keuangan Paroki Katedral Ruteng.

Secara keseluruhan, kegiatan KPPK pada periode ini berlangsung sukses. Para peserta berterima kasih atas kesediaan para pemateri membagi bekal bagi mereka yang akan membangun rumah tangga Katolik yang baru. “Secara keseluruhan, materi-materi yang disajikan sangat baik dan penting dan kami berterima kasih untuk itu semua,” tutur dr. Karlo Wajong, salah seorang peserta saat menyampaikan kesan mewakili para peserta lainnya. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *