Kronik Paroki Katedral Ruteng 2013 – 1

Pada bagian sebelumnya, postingan tentang Kronik Paroki Katedral Ruteng menampilkan catatan peristiwa sepanjang dua tahun (2011 – 2012) sekaligus karena jumlah peristiwa tidak terlampau banyak untuk dipublikasikan secara terpisah. Sedangkan untuk tahun 2013, Kronik Paroki Katedral Ruteng akan dibagi ke dalam beberapa postingan terpisah untuk kenyamanan membaca. Bagian pertama ini mencatat peristiwa sejak Januari sampai Februari 2015.

kronik paroki katedral ruteng 2013

Kegiatan Hari Orang Sakit Sedunia di Katedral Ruteng, 11 Februari 2013 | Foto: Gusty Stat

Kronik Paroki Katedral Ruteng 2013

  1. Senin, 07 – Kamis, 10 Januari 2013: Laporan Tahunan DPPKR ke Keuskupan. Sidang Pastoral Post Natal 2012. Dalam sidang ini disampaikan semoga Sidang Pastoral 2017 bisa di Aula Katedral yang baru – di Aula Efata
  2. Kamis, 10 Januari 2013: Pertemuan dan Evaluasi Karyawan Paroki – di Sekretariat Paroki Katedral
  3. Jumat, 11 Januari 2013: DPPKR mengajukan proposal pembangunan aula ke Pemerintah Kabupaten Manggarai
  4. Rabu, 16 Januari 2013: Pemberitahuan perubahan data kepesertaan Jamsostek karyawan Paroki Katedral Ruteng
  5. Minggu, 20 Januari 2013: Evaluasi Pleno 2012 tentang Program Kerja dan laporan Keuangan 2012 serta pembahasan dan pengesahan progja dan RAPBP 2013. Dalam Pleno juga diputuskan hal penting antara lain: Koor mingguan boleh di bawah sayap barat, pelayanan misa sabtu dan minggu selain di Gereja dapat dilayani, Bisma mahasiswa Matematika dari Unwira Kupang hanya bisa diserap 100 orang. Keputusan pleno ini membawa konsekwensi pengadaan peralatan sound dan petugas sound untuk tangani sound koor di sayap bawah. Peserta pleno juga cukup banyak. Hal lain yang disoroti seksi liturgi adalah terkait perlunya “tenaga khusus” sebagai fasilitator antara fungsi sekretariat dan gereja yang menjembatani petugas yang tidak datang bertugas – di Aula Assumpta
  6. Senin, 21 Januari 2013: Laporan Hasil Pleno dikirim ke KUB
  7. Kamis, 24 Januari 2013: Rapat Teknis Pelaksanaan Program Kerja DPPKR 2013. Peserta para Ketua Rumpun dan Ketua Seksi. Untuk harmonisasi program. Diharapkan agar program yang disusun sungguh dilaksanakan – di Aula Assumpta
  8. Jumat, 25 Januari 2013: Rapat bersama para Kepala Sekolah SMP, SMA, SMK dan Ketua STIPAS untuk pelaksanaan program kerja seksi pendidikan Paroki. Implementasi tahun 2013 sebagai Tahun Iman Paroki melibatkan sekolah. Dalam pertemuan ini disepakati untuk menyusun jadwal pelaksanaan ke sekolah-sekolah. Ada hal baru yakni membiasakan berdoa Angelus bersama pada jam 12 siang dan untuk keseregaman kaset rekaman disiapkan oleh paroki. Disamping itu adanya peningkatan keterlibatan dari sekolah-sekolah – di Aula Assumpta
  9. Minggu, 27 Januari 2013: Pelatihan para Bendahara KUB pukul 09.30 – 11.00 Wita, dilanjutkan Rapat para Pimpinan Biara lingkup Paroki Katedral pada jam 16.00 – 17.00 untuk kebersamaan dalam pelayanan khususnya didalam perayaan gerejani. Pada pertemuan dengan para Bendahara dijelaskan kembali oleh DPP bagaimana peran penting dari bendahara sebagai ujung tombak pendukung operasional kegiatan DPP. Realita dan harapan keuangan juga dipaparkan oleh DKP. Tahun ini DPP akan menugaskan staf untuk turun ke KUB setiap bulan untuk membantu pelayanan. Diharapkan juga agar para bendahara mengisi form IPM dan Dana Pembangunan yang telah dibuat oleh DPP. Juga disinggung tentang APP dan sharing 15 % dari pengumpulan IPM dengan syarat: tidak ada tunggakan, daftar nama KK dilampirkan dan dana IPM disetor lebih dahulu di secretariat baru di potong. Sedangkan dalam pertemuan dengan para Pimpinan Biara. SSpS dan KSSY tidak hadir. 6 biara lain hadir. Inti pertemuan adalah membahas pelayanan para religious dalam gereja khususnya tentang pembagian komuni (apakah berarak atau tidak, duduk dimana, kapan maju, perlengkapan yang dibutuhkan), pelayanan di luar Gereja (pelayanan komuni bagi orang sakit), dan kegiatan bersama. Setelah mendengar penjelasan dari Ketua Komisi Liturgi yang diundang khusus, maka dipandang perlu agar ada keseragaman dan hikmad pelayanan, maka perlu untuk mengukuhkan para Akolit ini dalam sebuah misa khusus oleh Pastor Paroki yang sebelumnya didahului oleh pembekalan. Tempat duduk di sebelah kanan dan baik jika berarak bersama lector dan Imam. (teknis akan disampaikan lagi waktu pembekalan), perlengkapan yang dibutuhkan seperti lafabo dan tempat cuci tangan disiapkan. Sedangkan soal pelayanan pembagian komuni bagi orang sakit sudah berjalan dengan baik. Terkait kegiatan bersama dirasakan sangat perlu, biar paroki yang mengaturnya. Dalam pertemuan juga disinggung agar Biara dapat menyerahkan Spiritualitas Biaranya agar Paroki dapat meminta bantuan sesuai dengan keadaan dan kemampuan BiaraCatatan penting dalam dua rapat ini adalah uji coba calon sekretaris menggantikan posisi Heri da Lopez. Kepadanya diminta untuk membuat notulensi rapat – di Aula Assumpta
  10. Rabu, 30 Januari 2013: Rest In Peace – Bapak Marsel Bala Parera (Wakil Ketua Pelaksana DPP / Ketua Rumpun Pembinaan) Meninggal dunia.
  11. Selasa, 5 Pebruari 2013: Pelatihan Akolit (titik awal pengaturan akolit/petugas pembagi komuni) Petugas dari biara yang ada di Paroki – oleh Ketua Seksi Liturgi Keuskupan Ruteng Rm. Ompy Lasma Latu, Pr – di Gereja Katedral Ruteng
  12. Rabu, 6 sampai dengan Kamis, 7 Pebruari 2013: Rekoleksi dan Rapat Kevikepan Ruteng di Keuskupan. DPP diwakili oleh Bapak Bernadus Pais Nasur. Iuran Kevikepan naik dari 1 juta per tahun menjadi 2 juta per tahun
  13. Jumat, 8 Pebruari 2013: Pertemuan bulanan Karyawan: Penekanan tugas Sil, Heri, Sinta, Tus. Soal Absen (di luar jam kerja titip di Evi, dalam jam kerja di om Markus), kenaikan upah, rencana tunjangan. Soal kunci gudang (di luar jam kerja di Evi, dalam jam kerja di om Markus). Minta semua karyawan selalu bekerja dengan sungguh-sungguh melayani umat – di Sekretariat Paroki Katedral Ruteng
  14. Minggu, 10 Pebruari 2013: Pengukuhan Akolit dalam perayaan Ekaristi bersama umat dalam misa kedua. Silvester Mat dikukuhkan sebagai Akolit Awam pertama dalam sejarah Gereja Katolik Manggarai – di Gereja Katedral Ruteng. Jam 10.00 dilanjutkan dengan rapat pembentukan Tim Kerja Paskah dan Pentakosten 2013. Salah satu hasil penting adalah diberlakukannya kembali sumbangan beras sebagai aksi solidaritas sesama umat. Diputuskan juga, Ibadat Jumat Agung Cuma 1x pada jam 3 siang – di Aula Assumpta
  15. Senin, 11 Pebruari 2013: Misa orang sakit sedunia berpusat di Katedral.
  16. Selasa, 12 Pebruari 2013: Albertus Bandur diberhentikan sebagai karyawan Paroki Katedral
  17. Kamis, 14 Pebruari 2013: Pembekalan fasilitator katekese. DPP menitip informasi tambahan berupa tanggung jawab hidup mengereja dari umat untuk juga disampaikan kepada umat dalam pertemuan katekese. Tindak lanjut dari informasi ini, maka kotak APP diberlakukan khusus untuk anak sekolah dan di dalam gereja akan dipasang 8 kotak untuk dukung Gerakan Seribu Rupiah. Khusus untuk pengambilan derma APP kesekolah DPP menugaskan Ibu Bernadeta Dudet. Malamnya pertemuan dengan penasehat, DKP, wakil ketua dan para ketua wilayah terkait penggalangan dana untuk dukung pembangunan aula. Dalam pertemuan ini disepakati 4 hal: Pembangunan harus dimulai. Cari pinjaman tanpa bunga atau bunga rendah. Lakukan pelbagai cara pengumpulan dana. Sosialisasi terus menerus. Penandatanganan kontrak segera lalukan dan diinfokan ke umat secara terbuka – di Aula Assumpta
  18. Jumat, 15 Pebruari 2013: Kepada Albertus Bandur paroki tetap terbuka bagi siapa saja, tetapi secara administratif yang bersangkutan sudah tidak memiliki hubungan kerja dengan paroki. Selanjutnya juga diberikan kepadanya Surat Pemberhentian Kerja dengan Hak 7 bulan upah yang diterima pada saat terima upah bulan Maret – di Sekretariat Paroki Katedral Ruteng
  19. Sabtu, 16 Pebruari 2013: Pertemuan karyawan terkait pemberhentian Albertus Bandur. Info penjajakan pengikut sertaan Asuransi (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan) kerjasama dengan Askum Bumiputera. Dan wacana penyesuaian upah sesuai UMP 2013 sebesar Rp 1.010.000,- /bulan. Dan wacana pemberian tunjangan bagi karyawan yang beresiko tinggi atau beban kerja lebih – di Sekretariat Paroki Katedral Ruteng
  20. Minggu, 17 Pebruari 2013: Lokasi pembangunan aula disondier oleh petugas PU di bawah kordinasi Sdr. Epit Turuk
  21. Selasa, 19 Pebruari 2013: Ketua DPP dan DKP bertemu YM Uskup terkait persetujuan pemakaian uang kas Paroki dan rencana Panitia Pembangunan meminjam uang Keuskupan. Uskup memberikan izin (surat resmi menyusul), dengan catatan kas tidak boleh kosong dan kebijakan tersebut tidak mengganggu operasional Paroki. Terkait pinjaman akan dibahas dengan Ekonom dan Dewan Keuangan Keuskupan – di Keuskupan Ruteng. Penandatanganan kontrak kerja antara Panitia Pembangunan dengan PT. Gemilang Makmur Jaya Raya
  22. Rabu, 20 Pebruari 2013: Pengiriman Tahap I sebesar Rp 300.000.000,- ke PT Gemilang untuk pengerjaan rangka baja aula Katedral Ruteng
  23. Kamis, 21 Pebruari 2013: Rapat Forum Komunikasi DPP sekota Ruteng dengan agenda: Perayaan Pekan suci bersama, Pertandingan Bola Volli antar Paroki dan Biara, Arisan Paroki dan Pernyataan sikap bersama terkait masa tenang Adventus 2013 – di Paroki Katedral Ruteng. Penandatanganan kontrak sewa aula dengan PT. Natural Nutrisi selama 2 bulan
  24. Jumat, 22 Pebruari 2013: Penggunaan peti kolekte jalan salib yang pertama kali di Katedral dengan hasil Rp 14.500,- – di Gereja Katedral Ruteng
  25. Sabtu, 23 Pebruari 2013: Kemah rohani PPA (97 orang). Ada semangat untuk hidupkan kembali Sekar dan pembinaan Remaja – di lokasi pembangunan aula baru dan di Aula Assumpta. Penggunaan untuk pertama kali kolekte khusus Pembangunan – di Gereja Katedral Ruteng
  26. Minggu, 24 Pebruari 2013: Balkon Utara banjir karena talang air tersumbat. Mesti dibersihkan sekali sebulan
  27. Senin, 25 Pebruari 2013: Angin kencang, pagar lokasi pembangunan aula miring, gedek rubuh, 2 tiang listrik juga miring, lampu sorot di Balkon luar Barat jatuh ditiup angin dan pecah. Lampu sorot menara miring.
  28. Selasa, 26 Pebruari 2013: Penghitungan kolekte pembangunan senilai Rp 1.996.000 – di Sekretariat. Angin kencang menghancurkan atap rumah umat a.n. Yacobus Moda di KUB St. Agustinus Waso Welu. Paroki memberikan bantuan tanggap darurat sebesar Rp 1.500.000,-, diserahkan oleh Ketua Pelaksana bersama Romo Pastor Paroki. Paroki juga memberi rekomendasi tentang hal tersebut ke Panitia APP Keuskupan Ruteng untuk mendapatkan bantuan bencana. Om Siong membantu membuat 2 kotak amal khusus untk pembangunan yang diperuntukkan di Toko Buku Gratiae dan Katedral lama. Pada hari yang sama, Paroki menerima jawaban surat dari YM Uskup tentang izin menggunakan kas paroki untuk pembangunan aula, sedangkan untuk pinjaman belum dapat dilayani
  29. Rabu, 27 Pebruari 2013: Pembekalan petugas liturgi. Perubahan tata ruang paroki. Kamar pastor kapelan Rm. Beben Gaguk dipindahkan ke ruangan depan, ruangan yang lama dipakai sebagai gudang peralatan elektronik. (bersambung)

Sumber: DPP Katedral Ruteng

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *