Leo Ahas Reses di Katedral Ruteng

Joseph Leonardy Ahas, S.Fil, SH, anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Dapil Langke Rembong, memanfaatkan masa reses di Katedral Ruteng. Ini adalah masa reses sidang III DPRD. Saat itu, Ahas mengunjungi dan menjaring aspirasi dari umat Paroki Katedral Ruteng. Pada pertemuan yang dilaksanakan hari Minggu (17/11) kemarin, politisi Katolik ini menampung banyak aspirasi dari masyarakat yang hadir.

Leo Ahas Reses di Katedral Ruteng

Leo Ahas (memakai batik) pada salah satu kegiatan Paroki | Foto: Kaka Ited

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Assumpta Katedral Ruteng mulai jam 17.00 WITA. Politisi dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia menjelaskan tugas dan fungsi seorang anggota dewan. “Di negara ini anggota Dewan itu menjalankan tiga fungsi, yakni fungsi legislasi atau menyusun undang-undang, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Khusus untuk DPRD, fungsi legislasi kita adalah menyusun Peraturan Daerah (Perda),” paparnya.

Kepada umat yang hadir, Leo juga menjelaskan bahwa dalam periode ini, DPRD Kabupaten Manggarai telah berhasil membuat tiga Perda inisiatif. “Dua diantaranya sudah ditetapkan, yang satu naskah akademik dan persiapan lain sedang dilakukan, yakni tentang pungutan atau pajak untuk provider telefon seluler yang memasang tower. Selama ini daerah ini rugi karena tidak ada pungutan tersebut padahal hal tersebut sangat penting untuk PAD,” jelas Leo.

Dalam kegiatan itu, sejumlah masyarakat yang hadir menyampaikan berbagai usulan untuk dibawa oleh Ahas ke gedung DPRD Kabupaten Manggarai. “Melalui Pak Leo, kami minta agar keamanan pada malam hari di Ruteng menjadi perhatian. Selama ini ada banyak kasus pencurian bahkan pelecehan seksual. Jadi kalau bisa, Polisi juga melakukan patroli pada malam hari, terutama kepada mereka yang sering nongkrong sambil minum mabuk,” kata salah seorang peserta pertemuan. Sementara itu usulan lain adalah agar anggota dewan lebih sering turun ke masyarakat dan tidak hanya datang menjelang Pemilu dan masa kampanye.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Leo mengatakan dirinya akan membawanya ke gedung dewan. Leo Ahas yang juga adalah pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Katedral Ruteng seksi Kerasulan Awam pada kesempatan yang sama meminta agar umat atau masyarakat terus melakukan kontrol pada anggota-anggota Dewan. “Kontrol dari masyarakat sangat penting sehingga anggota dewan melaksanakan perannya dengan maksimal. Kalau ada yang korupsi, itu harus dilapor,” papar Leo Ahas yang pada periode mendatang akan maju sebagai calon anggota DPR Provinsi Nusa Tenggara Timur. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *