Mahasiswa STKIP Pelajari Pupuk Bokasi di Katedral

Empat belas mahasiswa STKIP St. Paulus Ruteng dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar PGSD selama dua pekan sejak tanggal 3 sampai 15 Februari 2014 melakukan kegiatan Praktek Kerja Lapangan PKL di Paroki Katedral Ruteng. Dua kegiatan yang disiapkan oleh DPP Katedral Ruteng untuk mereka adalah ‘turun’ ke Komunitas Basis Gerejani KBG dan pelatihan pertanian organik.

Mahasiswa STKIP Pelajari Pupuk Bokasi

Mahasiswa Pelajari Pupuk Bokasi di Katedral | Foto: Ditto Benn

Pada minggu pertama, para mahasiswa terjun ke tujuh KBG di Nekang, Waso dan Pitak. Di sana mereka melakukan pendataan terkait potensi umat, yang nantinya bisa digunakan oleh DPP untuk penentuan kegiatan yang cocok bagi umat di KBG tersebut. “Untuk mahasiswa, terutama karena mereka adalah calon guru yang di dunia kerja akan bersentuhan dengan umat, kegiatan tersebut diharapkan memberi semacam bekal bagi mereka untuk mengetahui dinamika hidup umat di KBG. Minimal, pengalaman selama sepekan mereka itu bisa memberi gambaran tentang situasi riil yang akan mereka hadapi nanti,” tutur Ketua DPP Katedral Ruteng, Erlan Yusran.

Pada pekan berikutnya, para mahasiswa PKL tersebut mempelajari konsep pertanian organik yang sudah dikembangkan oleh Paroki Katedral Ruteng selama setahun terakhir. “Di sini mereka pelajari pupuk bokasi. Mulai dari proses awal, cara pengolahannya dan juga manfaatnya,” papar pengelola kebun sayur organik Katedral Ruteng, San Denggot. Ditambahkannya, dengan belajar tentang pertanian organik terutama pupuk bokasi tersebut, para mahasiswa memiliki bekal yang cukup ketika terjun ke dunia kerja, terutama tentang konsep pertanian yang ramah lingkungan.

Sementara itu, kegiatan lain yang juga berlangsung di Paroki Katedral Ruteng adalah bakti lingkungan yang dilakukan oleh para pelajar di lima asrama yang berada di bawah naungan komunitas biara SSpS yakni Asrama Yosefa, Yosefu, Maria Goretti, Maria Fatima dan Arnoldus. Kegiatan itu dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Februari 2014. Para pelajar tersebut membantu membersihkan lingkungan gereja, LG Corner Ruteng, aula dan taman paroki. Mereka didampingi oleh suster-suster pembina.

“Ini sebagai bentuk kepedulian para pelajar bagi Paroki Katedral. Kegiatan itu mereka laksanakan dalam rangka hari Valentine. Selain bakti lingkungan, para pelajar tersebut juga akan merayakan momen kasih sayang tersebut dengan menggelar acara di Aula Assumpta,” jelas Ferdinandus Sampur, karyawan paroki yang ikut mendampingi mereka. Dirinya berharap, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi komunitas-komunitas lain untuk semakin peduli pada lingkungan. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *