Meriah, Yubileum 100 Tahun Gereja Katolik Manggarai

Perayaan puncak Yubileum 100 tahun Gereja Katolik Manggarai berlangsung meriah. Lebih dari 15.000 umat memadati Lapangan Motang Rua pada Minggu (21/10) untuk mengikuti Misa Agung yang dipimpin oleh Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng.

Uskup Ruteng | Foto: Kaka Ited

Uskup Ruteng pada Misa Agung Yubileum (foto-foto: Kaka Ited)
Dalam khotbahnya, Mgr. Hubert mengingatkan pentingnya sikap berani keluar dari zona nyaman pribadi dan merasakan kebersamaan dengan orang lain dalam berbagai keterbatasan. Menurut Uskup Ruteng, sikap inilah yang telah ditunjukkan oleh para misionaris awal yang telah meletakkan dasar kehidupan Gereja Katolik di wilayah Manggarai. “Para misionaris rela meninggalkan keluarga dan daerah mereka yang maju, mereka menyatu dengan lingkungan kita yang penuh kekurangan dan keterbatasan,” tutur Mgr. Hubert. Karenanya, para pemimpin yang ada sekarang ini, harus mampu terjun langsung ke tengah masyarakat dan merasakan serta berdialog dengan mereka tentang apa yang dibutuhkan.
Uskup Ruteng juga mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan Gereja Katolik di wilayah ini sepanjang 100 tahun terakhir. “Sekarang jumlah umat Katolik di Keuskupan Ruteng 750.219 orang atau lebih dari 90 % jumlah penduduk di Manggarai Raya. Jumlah tersebut menempatkan Ruteng ini sebagai Keuskupan dengan jumlah umat Katolik terbanyak di Indonesia. Buahnya juga telah menyebar baik di dalam negeri maupun dunia internasional. Ratusan misionaris asal Keuskupan Ruteng telah bekerja di berbagai negara. Pantaslah jika keuskupan ini dinamakan serambi Roma,” ungkapnya.

Koor Yubileum | Foto: Kaka Ited

Paduan Suara Yubileum
Tentang karya misionaris awal di Manggarai, Mgr. Hubert menjelaskan bahwa mereka tidak hanya terlibat dalam kehidupan rohani tetapi juga pembangunan fisik dan ekonomi. “Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat harus memperhatikan areal persawahan di Lembor, selain untuk memenuhi amanat Presiden RI agar kawasan tersebut menjadi gudang pangan NTT, juga karena para misionaris pertama terlibat dalam mencetak persawahan tersebut.
Belasan ribu umat Katolik dan undangan khusyuk mengikuti rangkaian Misa Agung tersebut. Tampak hadir Duta Besar Vatikan Mgr. Antonio Guido Filipazzi, Ketua KWI Mgr. Martinus Situmorang bersama 11 Uskup, sekitar 250 imam, para biarawan-biarawati serta perwakilan dari pemerintah pusat yakni Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi dan Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama RI Semara Duran Antonius, beberapa anggota DPR RI asal Manggarai, serta jajaran pemerintah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Inkulturasi Gereja Katolik Manggarai | Foto: Kaka Ited

Penari Yubileum 100 tahun Gereja Katolik Manggarai
Paduan Suara Yubileum pimpinan Pater Piet Pedo Neo, SVD sukses mempersembahkan penampilan terbaik dalam Misa Agung tersebut, hal yang juga ditunjukkan oleh petugas liturgi yang lain. Seluruh kegiatan pekan puncak mendapat apresiasi positif dari banyak pihak, termasuk umat Katedral Ruteng yang memberikan tanggapan via facebook DPP Katedral Ruteng. (bell)

 

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Satu gagasan untuk “Meriah, Yubileum 100 Tahun Gereja Katolik Manggarai

  1. Ping-balik: Saya, Media Massa dan Foto Tanpa Caption - Arbell Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *