Misa KBG Jelang Natal Mulai 1 Desember

Misa KBG jelang Natal 2014 akan mulai dilaksanakan tanggal  1 Desember 2014. Dalam rencana, kegiatan di 89 Komunitas Basis Gerejawi tersebut akan berlangsung sampai tanggal 12 Desember 2014. Sepuluh imam akan melayani Misa KBG jelang Natal ini bersama para pendamping dari DPP Katedral Ruteng.

Misa KBG Jelang Natal mulai 1 Desember

Kegiatan Umat di Katedral Ruteng | Foto: Dok DPP

Rangkaian kegiatan Misa KBG kali ini sama seperti pada kali pertama kegiatan tersebut dilaksanakan bulan Maret 2014 silam ketika dilaksanakan Misa KBG jelang Paskah. “Nanti kegiatan akan diawali dengan pengakuan pribadi jelang Natal, kemudian dilanjutkan dengan misa. Dalam misa itu nanti akan ada sosialisasi berbagai hal terkait Paroki Katedral yang disampaikan oleh pendamping Imam,” tutur sekretaris paroki Shinta Aldina. 10 imam yang akan melayani kegiatan tersebut yakni: Rm. Deny Sulbadri Pr, Rm. Beben Gaguk Pr, Rm. Emil Jehadus Pr, Rm. Ivan Selman Pr, Rm. Andy L Batara Pr, Rm. Ompy Lasma Latu Pr, Rm. Yosef Kakor Pr, Rm. Efendy Pr, P. Yance Guntur CS, P. Boy Saavedra CS, P. Rick James SDV.

Sementara itu terkait materi sosialisasi, Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran mengatakan ada beberapa poin penting yang akan disampaikan pada Misa KBG Jelang Natal 2014 ini. “Ada hal-hal baik yang sudah coba dilakukan oleh DPP selama ini dan itu akan kita bagi informasinya kepada umat, seperti tentang penguatan ekonomi melalui kelompok ternak, pelayanan kesehatan dan lain-lain. Kita berharap umat memberikan umpan balik atas informasi ini sehingga menjadi masukan berharga untuk pengurus DPP selanjutnya,” tutur Erlan yang juga menjelaskan bahwa pada kegiatan sosialisasi juga akan disampaikan tentang rencana pemilihan pengurus baru.

Terkait rencana pemilihan pengurus baru ini Erlan Yusran menjelaskan dasar pelaksanaannya adalah statuta Dewan Paroki yang menyebutkan bahwa masa jabatan pengurus adalah empat tahun dan dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode. Karenanya diharapkan agar para pengurus terpilih di tiap tingkatan -KBG, Wilayah dan DPP- nantinya benar-benar memiliki kesiapan hati, pikiran, waktu, tenaga dan biaya untuk karya pelayanan ini selama empat tahun. “Gereja Katolik memerlukan agen pastoral yang benar-benar tangguh dan kalau bukan umat Katedral yang jadi pengurus kita harapkan siapa lagi? Kita harus dengan kekuatan sendiri membangun Katedral menjadi paroki sulung yang benar-benar ulung,” tambahnya.

Sementara itu dalam membangun kemandirian paroki, dalam Misa KBG jelang Natal tersebut juga akan disampaikan himbauan dan ajakan kepada seluruh jajaran pengurus DPP senantiasa memberikan pencerahan dan tidak bosan mengajak umat untuk terlibat dalam peningkatan kolekte serta Iuran Paroki Mandiri atau IPM. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *