Misa KBG Prapaskah Berjalan Baik

Misa KBG – Komunitas Basis Gerejani di Paroki Katedral Ruteng selama masa Pra Paskah 2014 telah selesai. Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pr mengucapkan terima kasih keada seluruh umat atas partisipasi pada pelaksanaan misa KBG sepanjang Maret 2014.

Misa KBG Prapaskah berlangsung baik

Sayur Organik, salah satu program pengembangan ekonomi umat di Paroki Katedral | Foto: Dok. DPP

Seperti diketahui, bulan Maret kemarin dilaksanakan Misa KBG sebagai persiapan jelang perayaan Paskah. Misa KBG tersebut dilakukan menyusul keputusan DPP melaksanakan dua kali Misa KBG dalam setahun yakni menjelang Paskah dan Natal. Pada pelaksanaannya kali pertama, 12 Imam melayani Misa di semua KBG di Paroki Katedral Ruteng. Dari 88 KBG di 13 wilayah, sebanyak 87 KBG melaksanakannya sesuai jadwal yang telah dibagi oleh sekretariat paroki, sedangkan 1 KBG yakni Mater Purisima Lorong Lawir 1 belum dilaksanakan karena kendala jadwal dari para pengurus KBG.

“Secara keseluruhan, Misa KBG Prapaskah berjalan baik. Kami ucapkan terima kasih kepada umat yang telah hadir di KBG-KBG, mulai dari penerimaan sakramen pengakuan, perayaan ekaristi dan diskusi. Juga terima kasih kepada para Imam yang telah membantu terlaksananya misa ini di setiap KBG,” kata Romo Deny pada rapat evaluasi Minggu, 6 April 2014 di Pastoran Katedral Ruteng.

Rapat evaluasi tersebut dihadiri oleh para imam dan pendamping imam dalam pelaksanaan Misa KBG. Dalam rapat, Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya Misa KBG ini. Selain itu, Erlan juga menyoroti manfaat Misa KBG yakni sebagai wahana sosialisasi kebijakan paroki kepada seluruh umat, serta kesempatan mendengar suara umat tentang apa yang mereka ingin lakukan untuk paroki dan apa sebaiknya yang dibuat oleh paroki di kesempatan yang akan datang.

“Misa KBG ini menarik karena kita akhirnya bisa tahu bahwa ada banyak harapan umat yang perlu kita dengar. Kita juga menjadi lebih paham tentang program apa yang sebaiknya dibuat oleh Paroki di waktu-waktu yang akan datang sehingga bisa menjadi jawaban atas harapan tersebut. DPP sangat berterimakasih kepada Pastor Paroki, Pastor Kapelan dan Imam-imam dari berbagai komunitas yang telah melayani umat pada Misa KBG ini” tutur Erlan. Menurut Erlan, berdasarkan laporan para pendamping, hal yang menjadi topik diskusi menarik adalah Aksi Sosial Karitatif GESER (Gerakan Seribu Rupiah) serta rencana pengembangan ekonomi umat. DPP bersyukur bahwa upaya DPP melalui kebun sayur organik yang telah berjalan sekitar dua tahun di kebun paroki mendapat tanggapan positif dari umat.

“Tentang Geser, umat sangat mendukung program ini terutama setelah mengetahui bahwa kolekte seribu rupiah ini telah berhasil membantu 13 keluarga sampai saat ini. Sementara tentang pengembangan ekonomi, banyak umat di KBG-KBG yang tertarik dengan rencana peternakan babi dan ayam pedaging serta sayur organik. Kalau babi saat ini sedang ditangani oleh kelompok Kepok dan nanti akan digulirkan kepada umat, sedangkan ayam pedaging itu di salah satu KBG di Nekang sudah berjalan. Sayur organik, mereka bisa belajar langsung di kebun sayur organik milik paroki Katedral,” jelas Ketua DPP.

Ditambahkannya, bahan diskusi serta usulan umat yang terekam selama pelaksanaan Misa KBG bulan Maret kemarin akan dibahas di pleno untuk pelbagai program paroki selanjutnya. Misa KBG akan kembali dilaksanakan bulan November mendatang, sebagai persiapan jelang perayaan Natal. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *