OMK Lumen Gratiae Pentaskan Rahasia Pengakuan

Orang Muda Katolik OMK Lumen Gratiae Paroki Katedral Ruteng akan kembali beraksi di panggung teater. Setelah terakhir tampil di Lapangan Motang Rua mementaskan Opera Wajah Pertiwi, hari Minggu, 13 April 2014 pukul 18.30 Wita, mereka akan bermain di Aula Assumpta Katedral Ruteng.

OMK Lumen Gratiae Pentaskan Rahasia Pengakuan

Teater Rahasia Pengakuan | Foto: Kaka Ited

Moderator OMK Lumen Gratiae Rm. Beben Gaguk, Pr menuturkan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk keterlibatan OMK Lumen Gratiae pada rangkaian perayaan Paskah tahun 2014 ini. “OMK Lumen Gratiae pentaskan rahasia pengakuan ini tidak hanya sebagai wadah berkesenian, tetapi terutama memberi warna pada perayaan Paskah. Ini seperti katekese melalui panggung kesenian,” tutur Rm. Beben yang bertindak sebagai produser pada pementasan kali ini. Ditambahkannya, naskah yang akan dipentaskan berjudul Rahasia Pengakuan dan berisi kisah tentang mengapa pengakuan dosa itu penting. “Sekali lagi, ini katekese. Penonton tidak hanya sekedar menyaksikan lakon, tetapi bisa pulang dengan pemahaman tentang salah satu bagian penting dalam kehidupan menggereja yakni sakramen pengakuan,” paparnya.

Naskah teater Rahasia Pengakuan ditulis oleh Rm. Edy Menori, Pr dan telah cukup sering dipentaskan oleh berbagai komunitas. Karenanya untuk kepentingan kenyamanan penonton serta ‘kebaruan’ pentasan, dibuat beberapa perubahan serta penambahan. Sutradara Armin Bell menuturkan salah satu hal baru yang ditawarkan yakni menjadikan panggung sebagai bagian dari seluruh pertunjukan. “Selama ini, pentas teater di Ruteng lebih fokus pada lakon atau akting para pemerannya. Tata panggung, tata cahaya jarang diperhatikan. Kali ini, kita sengaja rancang sehingga panggung juga memberi cerita. Permainan lampu juga bercerita. Sebut saja ini adalah pentasan yang komplit dan kita berharap penonton pulang dengan pesan yang mereka baca baik dari lakon, juga dari properti panggung, musik, lagu dan cahaya,” tuturnya.

Untuk kepentingan tersebut, dalam merancang pentasan kali ini Armin Bell dibantu oleh Ferry ‘Peik’ Paus untuk tata panggung, Jimmy Haryanto untuk tata cahaya,  Acik ‘Chikko’ Jansen untuk musik. Sedangkan untuk kepentingan dokumentasi, telah dilakukan taping atau rekaman oleh videografer Kaka Ited dari Cakra Studio Ruteng pada gladi bersih Jumat (11/4) kemarin. Ited yang juga menjadi videografer pada pembuatan film pendek Sejoli Lilin Putih menjelaskan, proses rekaman dilakukan pada gladi bersih agar tidak mengganggu lalulintas pentasan pada hari H.

Menurut Romo Beben, umat yang ingin hadir diwajibkan membeli tiket dengan harga Rp. 50.000,- untuk VIP dan Rp. 20.000,- untuk umum. Sebagian hasil penjualan tiket pentas teater Rahasia Pengakuan, akan disumbangkan untuk pembangunan aula Katedral Ruteng. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *