Panitia Sinode Tiga Keuskupan Ruteng Dilantik

Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng, Minggu (26/5) kemarin melantik Panitia Sinode III Keuskupan Ruteng pada perayaan ekaristi pelantikan di Gereja Katedral Ruteng, jam 08.00 WITA. Selanjutnya, Panitia akan mulai bekerja untuk kesuksesan kegiatan besar yang akan dilaksanakan pada tahun 2014 sampai 2015 tersebut.
Mgr. Hubert saat stressing Sinode di Aula Assumpta (foto: Dok. DPP)
Dalam kotbahnya Uskup Hubert mengungkapkan bahwa Sinode adalah sebuah perjalanan bersama. Karenanya para panitia diminta untuk bekerja dalam semangat communio atau persekutuan dan persatuan untuk mengatasi kesulitan yang mungkin akan ditemui dalam proses. Hal yang sama juga disampaikan Uskup saat Stressing Sinode di Aula Assumpta langsung setelah Misa Pelantikan. “Terima kasih untuk kerelaan bapak ibu semua menjadi panitia. Marilah kita (panitia, red.) saling mendukung dalam semangat persekutuan. Kesuksesan bersama adalah hadiah yang bisa kita peroleh dan bukan insentif lain,” ungkap Uskup Hubert pada para panitia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Vikjen Keuskupan Ruteng Romo Laurens Sopang, Wakil Bupati Manggarai Dheno Kamelus, para imam, suster, tokoh umat dan sebagian panitia. Stressing Sinode diawali dengan penyampaian gambaran umum oleh Setjen Sinode III Rm. Martin Chen, Pr. Dalam paparannya, Romo Chen menjelaskan bahwa Sinode III dilaksanakan dalam kerangka 3 M: Melihat, Menilai (Menimbang) dan Memutuskan. 
Dalam penjelasannya, Romo Chen mengungkapkan ada sepuluh bidang yang akan menjadi agenda Sinode, pertama: Pewartaan/Evangelisasi Baru/Media Massa Modern; kedua: Liturgi dan Inkulturasi; ketiga: Diakonia dan Kerasulan Sosial – Ekonomi; keempat: Persekutuan/Paguyuban Teritorial dan Kategorial; kelima: Pastoral Kaum Muda, Anak-anak dan Keluarga; keenam: Awam dalam Gereja dan Kerasulan Sosial Politik; ketujuh: Ekologi, Migran dan Pemberdayaan Perempuan; kedelapan: Kerasulan Pendidikan; kesembilan: Manajemen Gereja dan  kesepuluh: Evaluasi dan Litbang

Pelaksanaan Sinode III akan sedikit berbeda dengan mekanisme sinode sebelumnya. Kali ini, pembahasannya akan dilakukan sekali untuk satu bidang, bukan semua bidang dibahas bersama dalam satu pekan. “Mekanisme ini dipakai supaya lebih fokus dan bidang pertama akan dimulai pada bulan Januari,” jelas Romo Chen. Stressing Sinode III juga diwarnai dengan pembacaan puisi Sinode III oleh Rm. Edy Menori, Pr, penyair yang pernah meluncurkan Antologi Puisi Sajak Mentari dengan nama pena Romery. Puisi tersebut juga bisa dinikmati via Radio Keuskupan Ruteng Ntala Gewang FM. Setelahnya, Rm. Louis Djawa membacakan susunan organ/panitia Sinode III Keuskupan Ruteng. (bell)

Baca juga:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *