Paskah di Ruteng 2014: Minggu Paskah

Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng dalam kotbahnya pada Misa kedua Minggu Paskah di Gereja Katedral Ruteng mengungkapkan, peran Allah yang aktif dalam peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus, menunjukkan bahwa kebangkitan itu bukanlah rencana dan keinginan pribadi Tuhan Yesus sendiri, tetapi benar-benar adalah rencana dan kehendak Allah bagi manusia.

Paskah di Ruteng 2014: Minggu Paskah

Mgr. Hubertus Leteng | Foto: Kaka Ited

Kepada ribuan umat yang hadir pada perayaan Kebangkitan Yesus tersebut, Uskup Hubert mengatakan, “Tuhan Yesus bangkit dan malahan dibangkitkan Allah pada hari ketiga. Dalam dan melalui kebangkitan Tuhan Yesus, Allah mau menyelamatkan kita manusia dari dosa, maut dan kematian.” Karenanya, ada dua pikiran yang perlu disadari dan dihayati berkaitan dengan kebangkitan Tuhan Yesus menurut Uskup.

Pertama, iman akan kebangkitan Tuhan Yesus mesti lahir dari ikatan dengan para rasul dengan alasan: Iman akan kebangkitan Tuhan Yesus menjadi kokoh kuat dan berakar tunggan justru karena iman itu berada dalam suatu realitas sejarah yang tidak pernah putus, tetapi berkesinambungan dari waktu ke waktum dari abad, mulai dari kesaksian para rasul Tuhan Yesus sendiri sampai saat ini dan selamanya. “Karena itu, kita harus hati-hati dengan wahyu iman pribadi dan tidak boleh percaya begitu saja kepada orang-orang yang amat mudah mengakui dirinya memiliki iman atau wahyu pribadi,” jelas Uskup Hubert. Lanjutnya, “Iman adalah satu anugerah Allah. Pada dasar inilah iman para rasul yang dilanjutkan di dalam Gereja melalui Paus, Uskup dan Imam merupakan dasar iman yang sejati.”

Kedua, untuk mewujudkan persatuan itu lebih lanjut, hendaklah kita membangun suasana akrab dan memelihara suasana kekeluargaan dan persaudaran di antara kita sendiri dan dengan orang lain. “Kita memang tidak mesti langsung makan bersama seperti para Rasul dan Tuhan Yesus saat merayakan Paskah kebangkitan Tuhan Yesus. Yang paling penting, kita bisa mengalami dan merasakan suasana akrab, kekeluargaan dan persaudaraan dalam hidup kita sehari-hari,” demikian Uskup Hubert dalam kotbahnya.

Di saat yang sama, Mgr. Hubertus Leteng juga mengungkapkan apresiasinya pada penampilan OMK Lumen Gratiae Katedral Ruteng pada pentas Teater Rahasia Pengakuan mengawali Pekan Suci 2014. Menurutnya, kegiatan serupa itu harus terus dilaksanakan sebagai bentuk katekese baru dan sarana hiburan yang bermanfaat bagi umat. Misa Minggu Paskah di Paroki Katedral Ruteng dilaksanakan dua kali. Misa pertama dipimpin oleh P. Rick James, SDV mulai jam 06. 00. Liturgi pada Misa pertama ditanggung oleh Wilayah I sedangkan Misa kedua oleh Wilayah VIII dan IX. Foto-foto Perayaan Paskah di Ruteng 2014 di Katedral Ruteng bisa dilihat tautan ini. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *