Pelaksanaan Misa KBG Di Katedral Ruteng Ditambah

Pelaksanaan Misa KBG di Katedral Ruteng pada tahun 2014 ini akan ditambah menjadi dua kali. Keputusan tersebut diambil melalui rapat pengurus DPP dengan Pastor Paroki dan Pastor Kapelan Katedral Ruteng.

Misa KBG di Katedral Ruteng ditambah

Sebagian umat Katedral pada Jalan Salib 2013 | Foto: Kaka Ited

Jika pada tahun-tahun sebelumnya, setiap KBG atau Komunitas Basis Gerejawi (dahulu namanya kelompok) hanya mendapatkan sekali jadwal Misa dalam setahun di kelompoknya, tahun ini dilaksanakan dua kali yakni menjelang Paskah dan Natal. Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran mengungkapkan, hal tersebut dapat terwujud karena jumlah pastor yang melayani menjadi semakin banyak. “Tahun ini dua kali Misa di setiap KBG. Pastor yang akan melayani Misa KBG di Katedral Ruteng ini, tidak hanya Pastor Paroki dan Kapelan Katedral seperti tahun sebelumnya tetapi juga beberapa imam yang berkarya di wilayah Katedral Ruteng. Totalnya ada 12 imam,” jelasnya sambil menyebut beberapa imam dari komunitas SMP/SMA St. Fransiskus Saverius Ruteng, komunitas Scala Brinian dan Pusat Pastoral.

Tahun 2014 ini, kegiatan Misa KBG di Katedral Ruteng akan diawali dengan Ibadat Tobat dan Pengakuan Pribadi sebagai persiapan menjelang Paskah dan Natal. Setelah misa akan dilanjutkan dengan sharing, diskusi dan sosialisasi berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan perkembangan kehidupan menggereja terutama di Paroki Katedral Ruteng.

Sebagai langkah persiapan untuk Misa KBG tersebut, Minggu 9 Februari 2014 mendatang DPP Katedral Ruteng akan membahas lebih jauh terkait rencana sosialisasi program paroki pada setiap misa KBG. “Setiap pastor yang akan memimpin Misa di tiap KBG nanti akan didampingi oleh pengurus DPP Katedral. Pengurus inilah nanti yang akan memimpin proses diskusi dan sharing serta melakukan sosialisasi kepada umat,” kata Erlan Yusran.

Diharapkan dengan penambahan jadwal Misa KBG serta sosialisasi dan diskusi langsung bersama umat, partisipasi umat pada kehidupan menggereja semakin baik. Salah satu materi yang menurut rencana akan didiskusikan pada setiap Misa KBG adalah upaya peningkatan Iuran Paroki Mandiri atau IPM sebagai tanggungjawab hidup menggereja. Selain itu, kegiatan dimaksud juga diharapkan akan memotivasi setiap keluarga untuk terlibat aktif dalam kegiatan pembinaan di Paroki, seperti: Sekar, Sekami, OMK, PPA, THS/THM, Legio Maria, Persekutuan Doa, Karismatik dan lain-lain. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *