Peringatan Hari Orang Sakit Sedunia 2013 di Ruteng

Tanggal 11 Februari dalam kalender liturgi Katolik adalah peringatan Hari Orang Sakit Sedunia. Tahun ini, peringatan tersebut telah memasuki usia 21 tahun. Di Paroki Katedral Ruteng, peringatan Hari Orang Sakit Sedunia ini ditandai dengan perayaan ekaristi Misa Penyembuhan yang dipimpin oleh Vikjen Keuskupan Ruteng Rm. Laurens Sopang, Pr bersama Pastor Paroki Katedral Rm. Daniel Sulbadri, Pr, serta pelayanan kesehatan gratis (11/2).
Umat pada Misa Hari Orang Sakit Sedunia di Katedral (foto: Gusty Stat)

Ratusan umat hadir pada perayaan ekaristi dan mendapatkan doa-doa penyembuhan. Romo Laurens dalam kotbahnya mengungkapkan bahwa anugerah kesembuhan terutama hadir karena kita menyiapkan hati dan membuka diri kepada Yesus. “Berterimakasihlah kepada Yesus yang menjamah dan menyembuhkan sakit yang kita alami,” ungkapnya. Banyak umat yang mengaku mendapatkan karunia kesembuhan pada perayaan tersebut.

Pada rangkaian peringatan Hari Orang Sakit Sedunia di Paroki Katedral Ruteng tersebut, pelayanan kesehatan langsung dilaksanakan setelah perayaan ekaristi misa penyembuhan. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, panitia memberikan pelayanan kesehatan gratis di pelataran barat Gereja Katedral Ruteng. Para dokter langsung memberikan pelayanan kesehatan umum, mulai dari tensi sampai pada pemberian obat gratis. Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dr. Yulianus Weng, M.Kes.

Layanan Kesehatan Gratis bersama Dinkes Manggarai (foto: Gusty Stat)

Seperti diketahui, peringatan Hari Orang Sakit Sedunia bertepatan dengan peringatan penampakan Bunda Maria di Lourdes kepada Bernadette Soubirous yakni tanggal 11 Februari 1858. Pada peringatan Hari Orang Sakit Sedunia yang ke-21 ini, Paus Benediktus XVI dalam surat dari Vatikan tanggal 2 Januari 2013 pada salah satu poinnya mengungkapkan, “Pada tanggal 11 Februari 2013, perayaan liturgis Peringatan Bunda kita dari Lourdes, Hari Orang Sakit Sedunia Ke-21, akan dirayakan secara meriah di Gua Maria Altotting.”

Tahta suci Vatikan menjelaskan, hari ini dipersembahkan bagi orang sakit, para perawat kesehatan, umat beriman dan bagi semua orang yang berkehendak baik “waktu yang khusus untuk berdoa, syering, mempersembahkan penderitaan setiap orang demi kebaikan Gereja.” Pada poin lainnya, Bapa Suci mengingatkan: Tahun Iman yang sedang kita rayakan adalah kesempatan yang tepat untuk mengintensifkan pelayanan kasih di dalam jemaat-jemaat gerejani kita, supaya setiap orang di antara kita dapat menjadi Seorang Samaria yang baik hati bagi sesamanya, khususnya bagi mereka yang berada di sekitar kita.  (bell)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *