Pleno DPP Bahas Aneka Kebijakan Paroki

Pleno Dewan Pastoral Paroki DPP St. Maria Assumpta – St. Yosef Katedral Ruteng dilaksanakan Minggu (18/1) kemarin. Ini adalah rapat pleno DPP pertama untuk tahun 2015 ini. Pleno tersebut dihadiri oleh para pengurus KBG, Wilayah, DPP, tokoh umat dan Pastor Paroki Katedral Ruteng.

Pleno DPP Bahas Aneka Kegiatan Katedral

Salah satu kegiatan umat Katedral 2014 | Foto: Kaka Ited

Rapat Pleno DPP dimulai jam 09.30 Wita, dipimpin langsung oleh Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran. Agenda pertama adalah evaluasi tim kerja Natal dan Tahun Baru yang pada tahun ini dilaksanakan langsung oleh pengurus DPP dan sekretariat paroki bersama OMK Lumen Gratiae Katedral Ruteng. Dalam evaluasi tersebut juga dilaporkan tentang distribusi aksi sosial karitatif oleh penanggungjawab Marsel Tagung. Secara keseluruhan, pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di Paroki Katedral Ruteng kali ini berlangsung baik.

Usai pembahasan evaluasi Natal dan Tahun Baru, pleno dilanjutkan dengan evaluasi keuangan paroki sepanjang tahun 2014 kemarin. Agenda ini diawali dengan pemaparan laporan keuangan paroki oleh Ketua Dewan Keuangan paroki Incentius Peni. Dijelaskannya, selama tahun 2014 masih ada KBG yang belum memenuhi target penerimaan Iuran Paroki Mandiri. “Bahkan ada yang masih menunggak dari tahun-tahun sebelumnya. Ini adalah tugas kita bersama, agar di tahun ini minimal semua KBG mencapai target. Target penerimaan IPM ini tidak ditetapkan oleh paroki tetapi oleh KBG itu sendiri berdasarkan kemampuan umat di masing-masing KBG,” tuturnya.

Masih terkait keuangan, pada kesempatan tersebut Ketua DKP juga menyampaikan tentang dana pembangunan aula. Menurutnya, untuk membiayai pembangunan aula selama ini, panitia pembangunan terpaksa meminjam dana dari kas paroki selain mencari pinjaman dari pihak lain. “Kita masih berutang pada paroki, sehingga memang dalam laporan akhir tahun ini kita lihat grafik dana kas paroki itu tidak cukup besar. Karenanya sebagiannya dipakai untuk pembiayaan pembangunan aula,” terangnya. Karena itu Inocentius Peni berharap pada tahun ini umat yang belum membayar dana pembangunan aula dapat segera mulai mencicilnya. “Kita berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan sumbangan, dari luar negeri atau dari tempat-tempat lain di dalam negeri. Ke depan kita umat Katedral yang harus benar-benar berjuang agar aula ini dapat diselesaikan,” harap Ino.

Rencana Katedral Ruteng 2015

Tentang rencana tahun 2015, berbagai usulan disampaikan oleh peserta pleno. Sorotan atas kehidupan kaum muda menjadi salah satu pokok bahasan. Dimulai dari peran OMK, sampai pada pemanfaatan LG Corner Ruteng sebagai sentra kaum muda di Ruteng. Tentang kaum muda ini, Pleno menyepakati untuk melakukan koordinasi dengan pihak lain sehingga pola pendampingannya dapat dilakukan dengan baik. Beberapa usulan akan diteruskan oleh seksi kepemudaan paroki Katedral, sedangkan tentang pengamanan LG Corner akan dilakukan koordinasi dengan kepolisian. “Selama ini LG Corner memang menjadi tempat yang baik tetapi disalahgunakan oleh beberapa oknum sehingga menjadi tempat mabuk-mabukan. Bukan di LG Corner tetapi di sekitar bangunan tersebut atau di jalan. Kita akan koordinasi dengan kepolisian,” tutur Ketua DPP Erlan Yusran.

Hal lain yang juga dibahas adalah pengembangan ekonomi umat, pelayanan kesehatan pada lansia serta perubahan format pelaporan keuangan dan isi warta mingguan Kreba. Untuk hal-hal yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2014 akan dilanjutkan sambil berkoordinasi dengan pihak lain termasuk pemerintah, sedangkan untuk Kreba, format perubahan akan mulai diterapkan pada pekan ini (Minggu, 25 Januari 2015). Perubahan-perubahan lain yang menjadi usulan telah dirangkum dalam satu surat yang diteruskan kepada pengurus KBG. “Kita berharap, pengurus KBG meneruskan informasi-informasi ini kepada umat sehingga seluruh umat Katedral tahu dan bersama-sama melaksanakannya,” tutur Sekretaris Paroki Katedral Ruteng, Shinta Aldina. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *