Pleno DPP, Dari Akolit sampai IPM

Pleno DPP Katedral Ruteng akhirnya dilaksanakan pada Minggu, 23 Juni 2013 di Aula Assumpta. Pleno tersebut membahas dua agenda penting, yakni Laporan dan Evaluasi Tim Kerja Paskah dan Pentakosten 2013 serta evaluasi program kerja DPP semester pertama tahun 2013. Semula, Pleno DPP dijadwalkan pada bulan Mei, namun ditunda karena pelbagai kegiatan parokial termasuk prosesi patung Bunda Maria. 
Ambros Dandut dan Erlan Yusran pada Pleno DPP (foto: Bell)
Pelno tersebut diawali dengan rekoleksi tentang Solidaritas dan Totalitas oleh Romo Andy Latu Batara Pr. Setelah rekoleksi, 50-an peserta yang hadir; pengurus DPP, pengurus wilayah dan pengurus kelompok langsung terlibat aktif pada agenda pertama yakni laporan dan evaluasi tim kerja Paskah dan Pentakosten. Ketua Tim Kerja Paskah dan Pentakosten 2013 Ambros Dandut dalam laporan evaluasinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim kerja yang telah menyukseskan perayaan paskah dan pentakosten di Paroki Katedral Ruteng. 
Ambros Dandut juga melaporkan penggunaan dana perayaan. “Total penerimaan dana perayaan adalah Rp. 44.745.000,-. Yang terpakai sebesar 36.652.600,- sehingga saldo yang kita serahkan ke Bendahara DPP sebesar Rp. 9.092.000,-,” kata Ambros Dandut. Lanjutnya, penyewaan terop menjadi mata pengeluaran yang cukup besar karena pada perayaan kali ini tim kerja menyiapkan terop yang sangat banyak untuk menampung jumlah umat yang hadir pada setiap misa. Ketua tim kerja juga menyampaikan laporan tentang aksi solidaritas pengumpulan beras serta distribusinya kepada umat. 
drh. Yoseph Mantara
Dalam evaluasi, muncul beberapa poin yang harus diperhatikan oleh tim kerja selanjutnya seperti kehikmatan prosesi -Minggu Palma dan Jalan Salib-, serta penghematan anggaran. Tentang anggaran, drh. Yoseph Mantara mengusulkan agar saldo yang ada digunakan untuk pengadaan terop, sehingga pada waktu-waktu mendatang anggaran untuk penyewaan terop diminimalisir; usulan tersebut diterima. “Secara keseluruhan, perayaan Paskah dan Pentakosten di Katedral Ruteng berlangsung sukses, dan poin-poin pada evaluasi hari ini bisa menjadi bekal pagi tim kerja pada perayaan-perayaan selanjutnya,” kata Ambros Dandut. 
Setelah evaluasi tim kerja, Pleno DPP dilanjutkan dengan agenda evaluasi program kerja DPP Katedral semester pertama 2013. Pada agenda ini, Ketua DPP Erlan Yusran didampingi oleh wakil ketua Dewan Keuangan Paroki Tarsi Hurmali. Berbagai hal muncul dalam diskusi, di antaranya tentang keterlibatan biara-biara yang telah ditunjuk sebagai petugas pembagi komuni di Gereja Katedral Ruteng. “Jadwal tugas telah dibagi ke semua petugas, tetapi beberapa waktu terakhir sering tidak hadir. Kalau toh hadir, mereka tidak duduk di tempat yang telah disiapkan khusus untuk akolit. Nanti kita akan komunikasikan lagi, sehingga ke depan bisa lebih baik,” kata Erlan Yusran. 
Romo Deny
Poin ini juga disoroti oleh Pastor Paroki Katedral Rm. Daniel Sulbadri, Pr pada akhir pertemuan. Romo Deny meminta koster untuk menyiapkan buku absensi. Data absensi tersebut akan dipakai untuk kepentingan distribusi tugas selanjutnya. “Kalau banyak yang sering tidak hadir, maka tanggungjawabnya akan coba kita distribusikan ke biara lain sehingga tidak kosong,” tuturnya. 
Diskusi berlangsung menarik ketika Tarsi Hurmali menyampaikan laporan keuangan paroki. Muncul data bahwa pengumpulan Iuran Paroki Mandiri selama ini di Katedral Ruteng banyak menemui kendala. “Setelah dirata-ratakan dengan jumlah umat, IPM yang terkumpul sangat kecil. Ini harus dilihat sebagai persoalan bersama, karena IPM sangat penting untuk seluruh kegiatan di Paroki ini,” ungkap Tarsi. 
Menanggapi hal tersebut, peserta pleno mengusulkan agar DPP segera mengadakan pertemuan dengan ketua dan bendahara kelompok untuk mencari solusi bersama. “Dalam waktu dekat, kita akan menjadwalkan pertemuan dengan pengurus ketua dan bendahara kelompok untuk membahas situasi ini,” kata Ketua DPP Erlan Yusran. Di bagian akhir pleno, Pastor Paroki Katedral Rm. Daniel Sulbadri, Pr mengingatkan pentingnya solidaritas dan totalitas dari seluruh pengurus DPP sampai ke KUB dalam pelayanan dan hidup menggereja di Paroki Katedral Ruteng. (bell)
Baca juga:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *