Rekoleksi Pasutri: Berikan Pujian Pada Pasangan Anda

Pujian kepada pasangan hidup, –suami kepada istri dan istri kepada suami– harus diberikan setiap hari, karena pujian adalah hal penting yang mampu menjaga keharmonisan hidup berumah tangga. Pandangan tersebut muncul dalam kegiatan Rekoleksi Pasutri dengan tema Menjadi Pasutri Potensial di Aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng, Kamis dan Jumat 19 dan 20 Juli 2012.

Rekoleksi Pasutri: Berikan pujian pada pasangan anda

Tim Rekoleksi Pasutri bersama Pastor Paroki Katedral (paling kiri berjaket hitam) | Foto: Armin Bell

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Koordinator Wilayah Marriage Encounter atau ME Keuskupan Ruteng bersama Seksi Pastoral Keluarga Paroki DPP Katedral Ruteng. Ketua Seksi Pastoral Keluarga DPP Katedral Ruteng M. Paulus Hasiman menjelaskan, Rekoleksi Pasutri digelar sehubungan dengan keputusan Sinode Keuskupan Ruteng 2007 silam yang menetapkan tahun 2012 sebagai tahun keluarga. “Kegiatan ini terkait dengan tahun 2012 sebagai tahun keluarga dan pembawa materi adalah pasangan suami istri dari Jakarta,” tuturnya. Mereka adalah pasutri Elly dan Rusli Prakarsa dari Jakarta. Keduanya telah menikah selama 40 tahun, telah lama menjadi pegiat ME, kerap memberikan konseling pada pasutri lain serta pernah menjadi Koordinator Nasional ME tahun 1999 – 2001.

Dalam sharing kepada peserta rekoleksi, Pasutri Elly dan Rusli membagi banyak pengalaman. “Kita harus menghargai pasangan kita terutama menghargai setiap perbedaan. Berikan pujian pada pasangan anda setiap hari. Jangan berusaha menjadi pematung yang memahat pasangan kita sesuai dengan yang kita inginkan” kata Elly yang diamini suaminya. Rusli menambahkan, dalam kehidupan berumah tangga, kita tidak boleh berusaha mengubah pasangan, tetapi mengubah diri kita sendiri. “Mengubah diri sendiri itu jauh lebih mudah daripada mengubah pasangan,” jelasnya.

Sementara itu, Pendamping Rekoleksi Pasutri Romo Kasmir, SMM menyampaikan hal-hal penting terkait upaya menjadi pasutri potensial. Menurut Romo Kasmir, untuk menjadi maju setiap pasutri wajib memiliki harapan yang tinggi karena sesungguhnya kita tidak akan mencapai lebih tinggi dari bagaimana kita menilai diri kita sendiri. “Harapan yang rendah hanya akan menghancurkan. Mulailah percaya bahwa kita akan berhasil,” paparnya. Romo Kasmir juga menambahkan, Rekoleksi Pasutri menjadi sangat penting karena akhir-akhir ini tercatat banyak permohonan cerai dari Pasutri muda, sesuatu yang menurutnya tidak akan terjadi jika kita sama-sama menyadari bahwa pasangan kita tetap sama seperti saat pertama kali kita jatuh cinta.

Romo Kasmir juga menekankan pentingnya memperhatikan empat pilar keluarga yang baik yakni Doa/Rohani, Seksualitas, Komunikasi dan Komunitas. Rekoleksi Pasutri dengan tema Menjadi Pasutri Potensial diikuti oleh puluhan pasutri dan dihadiri oleh Koordinator Wilayah ME Keuskupan Ruteng Rm. Alfons Segar, Pr, Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pr, Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran serta biarawan dan biarawati. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

2 gagasan untuk “Rekoleksi Pasutri: Berikan Pujian Pada Pasangan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *