Romo Beben: Mintalah Kepada Maria

Belajar dari apa yang dilakukan Yesus pada Pesta perkawinan di Kana mengubah air menjadi anggur atas permintaan Bunda Maria, maka berdoa melalui Bunda Maria sesungguhnya akan memudahkan terkabulnya harapan dan permohonan kita. Hal tersebut disampaikan oleh Rm. Beben Gaguk, Pr pada Misa Penutupan Bulan Rosario di Gereja Katedral Ruteng, Jumat (31/10) kemarin.

Romo Beben: Mintalah Kepada Maria

Perarakan Maria pada Bulan Rosario 2014 di Katedral Ruteng | Foto: Kaka Ited

Perayaan ekaristi tersebut dimulai jam 17.00 Wita. Sebelumnya, di gerbang utama Gereja Katedral Ruteng dilaksanakan upacara penjemputan patung Bunda Maria yang selama satu bulan diarak ke setiap wilayah di Paroki Katedral Ruteng. Terakhir, patung Bunda Maria ditahtakan di Wilayah II mulai tanggal 28 Oktober sebelum dihantar ke Gereja Katedral Ruteng.

Dalam kotbahnya Romo Beben mengingatkan tentang keteladanan Bunda Maria termasuk menangkap kegelisahan di sekitarnya sebelum akhirnya tampil sebagai pemberi solusi. “Bunda Maria mampu merasakan kegelisahan orang-orang di sekitarnya. Tidak hanya itu Bunda Maria berusaha mencari jalan agar orang-orang tersebut segera keluar dari kegelisahannya. Teladan seperti itulah yang ditunjukkan Bunda Maria kepada kita semua,” tutur Kapelan Katedral Ruteng ini. Ditambahkannya, peristiwa perkawinan di Kana adalah contoh nyata kepedulian tersebut.

Masih dari peristiwa yang sama, Romo Beben mengajak umat melakukan refleksi atas peristiwa Yesus mengubah air menjadi anggur yang di dalamnya Bunda Maria berperan sangat penting. Menurutnya mukjizat pertama Yesus terjadi karena permintaan Maria. “Artinya setiap permintaan Maria pasti dikabulkan atau dilaksanakan oleh Tuhan Yesus,” jelas Romo Beben. Karena itu menurutnya, adalah penting bagi kita untuk mendaraskan doa dan permohonan kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria. “Apa yang kita minta melalui Bunda Maria pasti akan dikabulkan oleh puteranya Tuhan kita Yesus Kristus. Karena itu mintalah kepada Maria” kata  Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ruteng ini.

Perayaan ekaristi penutupan Bulan Rosario 2014 tersebut diikuti oleh umat dan para pelajar dari sekolah-sekolah di wilayah Katedral Ruteng. Liturgi ditanggung oleh tim yakni: Misdinar oleh PPA Lumen Gratiae, Ibu Deby Minarni sebagai lektor dan Bapak Aris Nekong sebagai pemazmur. Paduan suara ditanggung oleh kelompok Paduan Suara Sonora. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *