Sakramen Permandian Pertama di 2015

Hari Rabu (28/1) kemarin, 65 anak dan 1 orang dewasa menerima Sakramen Permandian di Gereja Katedral Ruteng. Ini adalah penerimaan sakramen permandian yang pertama di tahun 2015 ini dan diberikan oleh Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri.

Peserta Krisma 2014 di Katedral Ruteng | Foto: Adenk Crova

Peserta Krisma 2014 di Katedral Ruteng | Foto: Adenk Crova

Ibadat dimulai jam 07.30 Wita. Sebelumnya, pada hari Selasa (27/1), para orang tua baptisan dan wali baptis mengikuti rekoleksi yang dipimpin oleh Sr. Petra, KSSY. Dalam rekoleksi tersebut, Sr. Petra mengingatkan tentang pentingnya peran orangtua dalam mendidik anak-anak sehingga tumbuh menjadi anak yang meneladani Yesus Kristus sendiri. Karena itu, orang tua wajib memberikan contoh atau keteladanan kepada anak-anak mereka.

Sakramen permandian adalah satu dari tujuh sakramen dalam Tradisi Gereja Katolik. Sepanjang tahun 2014 kemarin, jumlah baptisan baru di Katedral Ruteng adalah 249. “Sepanjang tahun (2014, red) kemarin, ada 249 yang menerima sakramen permandian, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa,” jelas Kepala Sekretariat Paroki Katedral Ruteng Markus Tarut. Tambahnya, dari jumlah tersebut ada 124 laki-laki dan 125 perempuan.

Sementara itu, terkait sakramen lainnya Markus menjelaskan sepanjang tahun 2014 juga telah diterimakan sakramen-sakramen lain seperti komuni pertama/sambut baru, krisma dan perkawinan. Dari data sekretariat paroki diketahui, jumlah penerima sakramen komuni pertama pada tahun 2014 sebanyak 389 pelajar sekolah dasar dan 1 pelajar sekolah menengah pertama. “Untuk sambut baru ada 390 orang. Sedangkan untuk sakramen lainnya yakni krisma sebanyak 125 orang,” jelas Markus Tarut.

Disampaikannya juga bahwa pada tahun 2014 kemarin ada 71 pasangan suami istri yang menerima sakramen perkawinan di wilayah Katedral Ruteng. “Ada yang misanya di Gereja Katedral ada juga yang menerimanya di Gereja St. Yosef (Katedral Lama),” tambahnya lagi.

Sementara itu, untuk tahun 2015 ini penerimaan sakramen permandian akan tetap dilaksanakan setiap bulan, dan komuni pertama dijadwalkan dilaksanakan pada bulan April 2015. “Untuk sakramen krisma tahun ini tidak ada penerimaan di Paroki Katedral Ruteng, sedangkan untuk perkawinan tergantung pada pasangan-pasangan yang sudah siap menikah,” terang Markus Tarut.

Terkait penerimaan sakramen perkawinan, seperti diketahui setiap pasangan yang ingin menikah secara Katolik terlebih dahulu harus mengikuti Kursus Persiapan Perkawinan Katolik atau KPPK. Di Paroki Katedral Ruteng, KPPK awal tahun 2015 ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 – 27 Februari 2015 di Aula Assumpta. Para calon peserta diharapkan segera mendaftar di sekretariat Paroki Katedral Ruteng. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *