Scalabrinian Gelar Valentine Kreatif

Komunitas biara frater-frater Scalabrinian, hari Sabtu (14/2) lalu menggelar Valentine Kreatif di Aula baru Katedral Ruteng. Acara yang dilaksanakan mulai pukul 18.00 Wita tersebut diikuti ratusan pelajar dan kaum muda kota Ruteng.

Scalabrinian Gelar Valentine Kreatif

Salah satu lukisan yang dipamerkan pada Valentine Kreatif di Ruteng | Foto: Ist

Kegiatan valentine kreatif ini dilaksanakan atas kerjasama dengan GAWAS atau Gabungan Awam Scalabrinian, yang selama ini memberi perhatian serius pada kaum muda dan isu-isu sosial lainnya. Pimpinan biara Scalabrinian P. Yance Guntur, CS menuturkan kegiatan tersebut dilaksanakan selain sebagai peringatan hari kasih sayang juga bertujuan untuk menampilkan hasil karya kreatif anak muda di kota Ruteng.

“Pada hari ini ada banyak karya kreatif anak muda yang dipamerkan, seperti lukisan, kerajinan tangan dari koran, hasil karya pengrajin rosario, majalan dinding. Juga ada fashion show, pentas musik, tarian dan drama. Beberapa di antaranya dilombakan, tetapi yang paling penting adalah bahwa karya-karya tersebut ditunjukkan ke publik,” kata Pater Yance. Tambahnya, kegiatan seperti ini adalah yang pertama kali dilaksanakan dalam Valentine’s Day di Ruteng dan ke depan perlu terus dilaksanakan. Menurut Pater Yance, anak-anak muda di Ruteng adalah anak-anak yang potensial dan kreatif, karena itu Biara Scalabrinian dan Gabungan Awam Scalabrinian mencoba menciptakan wadah untuk mereka.

Acara Valentine Kreatif tersebut berlangsung meriah. Tidak hanya remaja, anak-anak dan orang dewasa juga tampak hadir. Sebagian besar peserta adalah para pelajar utusan sekolah-sekolah dan asrama-asrama yang dibina oleh beberapa komunitas biara. Tampak hadir dan ikut menyaksikan pameran karya seni tersebut Pastor Paroki Katedral Rm. Daniel Sulbadri, Pr, Pastor Kapelan Rm. Lian Angkur, Pr dan Wakil Bupati Manggarai Deno Kamelus. Acara tersebut berlangsung sampai jam 22.00 Wita.

Biara Scalabrinian adalah satu dari tujuh komunitas biara pendukung di Paroki Katedral Ruteng. Biara ini mendampingi para frater atau calon imam Ordo CS. Saat ini ada 33 frater yang menempuh tahun persiapan di komunitas yang beralamat di Kampung Maumere Ruteng ini. Selain perhatian untuk kaum muda, bersama GAWAS –komunitas awam yang dibentuk untuk mendukung karya pastoral mereka-, Scalabrinian juga memberi perhatian pada isu TKI. Tahun 2014 silam mereka menerbitkan buku yang berisi kesaksian mantan TKI serta keluarga para TKI di Manggarai. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *