Katedral Ruteng Gelar Dua Seminar Bersama Anggota DPD RI

Katedral Ruteng menggelar dua seminar penting pada bulan November ini. Kegiatan pertama, seminar kewirausahaan yang mengambil tema Mengembangkan Semangat Kewirausahaan bagi Orang Muda Katolik, digelar di Aula Efata Ruteng, Senin (26/11) pukul 17.00 WITA kegiatan kedua adalah Seminar Empat Pilar Kebangsaan di Aula Assumpta Ruteng, Selasa (27/11) pukul 16.30 WITA. Kedua seminar tersebut menghadirkan pembicara yang sama yakni Ir. Abraham Paul Liyanto, seorang pengusaha sukses asal NTT yang juga adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah DPD RI.

Seminar Kewirausahaan Katedral Ruteng Bersama Anggota DPD RI

Ir. Abraham Paul Liyanto saat presentasi | Foto: Kaka Ited

Seminar Kewirausahaan Katedral Ruteng

Seminar Kewirausahaan salah satu upaya dari DPP Katedral Ruteng untuk membangkitkan jiwa wirausaha atau entrepreneur dari Orang Muda Katolik di Keuskupan Ruteng. Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran mengungkapkan, Ir. Abraham Paul Liyanto selain sebagai anggota DPD RI adalah seorang entrepreneur sukses, sehingga kehadirannya diharapkan menjadi motivasi yang baik agar Orang Muda Katolik belajar mengembangkan potensi wirausaha dalam diri mereka.

Dalam seminar yang diikuti oleh ratusan orang muda tersebut, Abraham Paul Liyanto mengungkapkan bahwa menjadi wirausahawan bukanlah hal yang sulit. “Yang paling penting adalah kemauan atau niat. Jadi pengusaha itu bukan warisan atau takdir tetapi sesuatu yang harus diperjuangkan,” tuturnya kepada para mahasiswa STKIP, STIPAS, siswa SMA dan SMK serta OMK dari beberapa paroki di Ruteng dan sekitarnya. Pendiri salah satu sekolah kesehatan di Kupang ini menambahkan, sebelum terjun ke dunia wirausaha, langkah penting yang harus diperhatikan adalah mempelajari data-data riil serta membaca peluang yang tepat.

“Kita harus tahu potensi kita dan peluang yang ada. Jangan terjun ke dunia usaha dengan prinsip coba-coba. Mulailah dengan mempelajari market atau tempat di mana hasil usaha kita akan dipasarkan sehingga tidak terbuang percuma,” paparnya. Salah seorang bakal calon wakil gubernur NTT yang berpasangan dengan bakal calon gubernur Drs. Christian Rotok ini menambahkan, saat ini semua orang berpotensi besar menjadi wirausahawan, terutama orang muda yang menguasai tekhnologi informasi.

Peserta seminar kewirausahaan Katedral Ruteng

Peserta seminar wirausaha | Foto: Dok. DPP

Menjawab pertanyaan peserta seminar seputar kendala modal dalam memulai usaha, Abraham Paul Liyanto menjelaskan, modal utama menjadi wirausahawan adalah keinginan yang kuat untuk mulai berusaha. “Modal uang itu hal kedua. Yang pertama adalah kemauan keras. Kalau uang itu bisa kita peroleh melalui berbagai program kredit usaha rakyat atau pinjaman lunak lainnya dari lembaga-lembaga keuangan,” pungkasnya.

Seminar Empat Pilar Kebangsaan Katedral Ruteng

Pria kelahiran Kupang, 24 Oktober 1956 ini dalam kapasitasnya sebagai anggota DPD RI juga melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Assumpta tersebut dihadiri oleh para guru dan mahasiswa. Pada kesempatan tersebut, wakil ketua kelompok DPD di MPR RI ini mengatakan sebagai anggota DPD dari Dapil NTT, dirinya berkewajiban melakukan sosialisasi empat pilar agar masyarakat di wilayah ini memiliki pemahaman yang cukup dalam bidang kebangsaan terutama setelah amandemen kedua UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Ada empat pilar dalam bangsa ini yakni Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya di awal seminar yang dimoderatori oleh anggota DPR Kabupaten Manggarai Yoseph Leonardi Ahas. Selanjutnya Ketua Umum KADIN NTT ini menjelaskan bahwa keutuhan negara ini adalah tanggung jawab seluruh masyarakat, dengan cara memahami dengan baik empat pilar kebangsaan tersebut dan mengimplementasikannya secara benar.

Para peserta dalam seminar tersebut mendapatkan sertifikat nasional yang ditandatangani oleh Ketua MPR RI Taufiq Kemas bersama empat orang wakil ketua. Kegiatan seminar bersama Ir. Abraham Paul Liyanto yang digelar oleh Paroki Katedral Ruteng dilaksanakan bersamaan dengan kehadirannya dalam acara peletakan batu pertama pembangunan aula Katedral Ruteng dalam kapasitas sebagai donatur (bell)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *