Sentra Refleksi Pastoral Tahun 2013: Tahun Iman

Secara internasional, tahun 2013 ini dicanangkan oleh Paus Benediktus XVI sebagai Tahun Iman. Tahun Iman ini dimulai pada tanggal 11 Oktober 2012, bertepatan dengan HUT ke 50 dari pembukaan Konsili Vatikan II dan bersamaan pula dengan HUT ke 20 dari “Publikasi buku Katekismus Gereja Katolik yang memberikan kepada segenap umat beriman gambaran tentang kekuatan dan keindahan iman-kepercayaan kita.” Tahun Iman ini akan ditutup pada tanggal 24 November 2013, bertepatan dengan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam.
Image dari: spiritualitaskatolik.wordpress.com

Menindaklanjuti penetapan dan keputusan Bapa Suci itu, Sinode para Uskup pada bulan Oktober 2012 mengambil tema refleksinya: Evangelisasi Baru untuk Mewartakan Iman Kristiani. Kebaruan evangelisasi itu terletak dalam tiga hal:
  • Kita tidak hanya menjadi penerima Sabda, tetapi juga pewarta Sabda;
  • Semangat baru, yakni kembali ke semangat para rasul perdana;
  • Prioritas gerakan evangelisasi baru adalah kewajiban untuk mewartakan mandatum christi, yakni: “Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarilah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Mat 28:19-20).
Secara nasional, dalam tiga hari studinya sidah KWI, November 2012. para Uskup memfokuskan refleksinya pada tema Ekopastoral tentang keutuhan alam dan ciptaan Tuhan. Masukan utama dari tiga hari studi itu adalah pengalaman riil dari Kalimantan dan Papua, refleksi teologis dan sosial dari para pakar pembangunan termasuk dari pakar lingkungan hidup Dr. Emil Salim. Iman Gereja dalam hidup dan karyanya harus bisa merangkul bumi sebagai ‘rumah bersama’ untuk semua ciptaan Tuhan.
Secara regional, dalam pertemuan pastoral Regio Nusra di Kupang dari tanggal 16 – 21 Juli 2012, para Uskup dan para utusan dari 8 keuskupan di wilayah Nusa Tenggara berbicara dan berdiskusi tentang Katekese dalam Pelayanan Pastoral Gereja. Salah satu rekomendasi kuat waktu itu adalah pelatihan katekese bagi para katekis dan guru-guru agama. Tenaga pelatih yang direkomendasikan waktu itu untuk membantu setiap keuskupan adalah Romo Yosef Lalu Pr. Setiap keuskupan melalui komisi kateketik bisa mengundang Romo Yosef ini untuk memberikan pelatikan katekese di masing-masing keuskupan.
Secara lokal, konsentrasi pastoral kita tahun 2013 ini adalah persiapan pelaksanaan sinode di bawah arah dasar visi dan misi keuskupan Ruteng, yakni membangun Gereja Lokal Keuskupan Ruteng yang beriman Solid, Mandiri dan Solider. Dengan ini secara keseluruhan, sentra-sentra refleksi pastoral yang ada pada berbagai level ini saling mendukung dan saling menopang. Tidak ada pertentangan dan kontradiksi satu terhadap yang lain. Dalam Tahun Iman, sudah pasti pusat refleksinya adalah “Perlunya menerima kembali perjalanan iman kita itu, agar supaya ia dapat memberikan pencerahan yang lebih jelas atas kegembiraan dan semangat yang senantiasa diperbarui dari perjumpaan kita dengan Kristus.”
Dalam kata-kata Bapa Suci sendiri, dalam Tahun Iman, “Gereja secara keseluruhan bersama dengan semua pastor-pastornya, seperti Kristus, harus bergerak untuk membimbing umat keluar dari padang gurun menuju ke tempat kehidupan, ke dalam persahabatan dengan Putra Allah, kepada Dia, Sang Pemberi kehidupan, bahkan kehidupan yang berkelimpahan.”
Sebagai satu sintese, iman yang sejati akan Tuhan Yesus Putra Allah selaku Pemberi kehidupan yang berkelimpahan itu menjadi lebih konkret, aktual dan kontekstual dalam refleksi iman yang solid, mandiri dan solider. Jalan untuk mewartakan iman yang demikian itu tidak lain adalah katekese dengan fokus pemberdayaan ekonomi dan ekologi, serta referensi atau bahan utamanya adalah ajaran Konsili Vatikan II dan Katekismus Gereja Katolik. Jadi kalau kita mau berkatekese, selain Kitab Suci sebagai sumber pertama, kita juga harus memakai Ajaran Konsili Vatikan II dan Katekismus Gereja Katolik. (*)
Image dari: payingattentiontothesky.com

 

Sumber: Sambutan Pembukaan Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng pada Sidang Pastoral Januari 2013
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *