Swardika Juni – Juli Telah Terbit

Buletin dua bulanan Paroki Katedral Ruteng hadir lagi. Dalam edisi Juni – Juli ini, Swardika menampilkan berbagai berita, catatan dan gambar yang digabungkan dalam tema “Menjadi Berguna”.

swardika

Swardika

Pastor Paroki Katedral Ruteng RD Daniel Sulbadri dalam kolom “Suara Pastor Paroki” mengingatkan tentang pentingnya solidaritas. “Solidaritas adalah tekad yang teguh dalam memberi diri menjadi berguna/berarti bagi sesama. Membuktikan diri kepada kebaikan bersama, karena kita semua mempunyai tanggungjawab terhadap kesejahteraan bersama,” tulis Romo Deny.

Hal serupa disampaikan oleh Pastor Kapelan RD Lian Angkur. Dalam suara redaksi, Romo Lian menulis: “Tampil sebagai pribadi yang berguna merupakan salah satu kerinduan dan panggilan setiap orang. Hanya dengan itu, hidup seseorang menjadi penuh dan bermakna.” Seperti pada beberapa edisi sebelumnya, Romo Lian pada Swardika Juni – Juli 2015 ini juga menulis artikel untuk kolom Liturgia membahas sikap liturgi: Berjalan, Membuat Tanda Salib dan Membungkuk.

Sementara itu, tema “Menjadi Berguna” muncul dalam berbagai informasi yang ditampilkan pada edisi ini. Berita kegiatan-kegiatan kelompok kategorial di Paroki Katedral Ruteng, misalnya, memberikan kesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk melakukan hal-hal lain selain berpikir tentang diri sendiri. Bukti nyata tahap demi tahap pembangunan aula yang terus mendapatkan bantuan dalam prosesnya juga adalah salah satu contoh bagaimana orang-orang peduli dan berusaha mendukung proses pembangunan tersebut.

Buletin Swardika Juni – Juli 2015 juga hadir dengan kilasan informasi menarik, seperti keterlibatan LG Corner Ruteng pada Festival Sastra Santarang di Kupang, kegiatan Mata Rantai dan Immalabong bersama OMK Lumen Gratiae Katedral Ruteng di LG Corner dan lain-lain. (Baca juga: LG Corner jadi tempat kegiatan kreatif) Kolom-kolom tetap Swardika juga tetap hadir dengan sajian khas, seperti: Seri Orang Kudus, Suara DPP, Galeria dan informasi dunia. Pada informasi dunia, Swardika melansir informasi tentang jumlah umat Katolik di Paroki seluruh dunia yang terus bertumbuh. Berita tersebut merujuk pada hasil penelitian Clobal Catholicism yang mengambil statistik dari Vatikan dan survei lainnya sejak tahun 1980.

Buletin dua bulanan Paroki Katedral Ruteng ini dapat diperoleh dengan mengganti ongkos cetak sebesar Rp. 10.000,-. Menurut tim kerja Swardika, biaya ganti ongkos cetak yang semula Rp. 5.000,-, mulai edisi April Mei, dinaikkan menjadi sepuluh ribu rupiah setelah menghitung ulang biaya produksi berdasarkan jumlah halaman dan materi informasi. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *