Swardika Tentang Orang-Orang Pilihan

Swardika, buletin dua bulanan yang diterbitkan oleh DPP Katedral Ruteng kembali terbit. Berbagai peristiwa menarik yang terjadi dalam kurun dua bulan terakhir, menjadi sajian edisi April – Mei 2015 ini.

swardika tentang orang-orang pilihan

Buletin Swardika edisi April – Mei 2015

Tema Swardika kali ini adalah tentang orang-orang pilihan. Tema tersebut berhubungan dengan pelantikan pengurus DPP Katedral Ruteng oleh Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng pada tanggal 26 April silam. Masih dalam hubungannya dengan tema tersebut, Swardika terbitan keempatbelas ini juga hadir dengan informasi tentang tahbisan tiga imam Scalabrinian dalam rubrik “Sekilas Katedral” dan berita tentang penerimaan komuni pertama di Gereja St. Maria Assumpta Katedral Ruteng.

Selain itu, buletin Swardika juga hadir dengan berita seputar perayaan Paskah 2015. Homili Uskup Ruteng pada dua perayaan di lapangan Motang Rua yakni hari Minggu Palma dalam ritus pemberkatan daun palma serta Ibadat Jalan Salib dapat disimak lengkap dengan sajian foto khas Swardika.

Sementara itu, terkait tema orang-orang pilihan, penanggungjawab buletin RD Lian Angkur, Pr dalam pengantarnya menulis tentang tiga martabat yang melekat dalam diri orang kristiani yakni sebagai imam, sebagai raja dan sebagai nabi. “Tugas dan perutusan itu berlaku bagi semua pengikut Kristus atau anggota Gereja. Apa pun profesi dan jenis pelayanannya, setiap anggota Gereja masuk dalam kelompok orang-orang pilihan,” tulis Pastor Kapelan Katedral Ruteng ini. Ditambahkannya, dalam hubungannya dengan itu satu hal yang perlu disadari adalah bahwa sebagai orang-orang pilihan Allah tidak membiarkan manusia melaksanakan tugasnya dengan kekuatan sendiri. “Tuhan tidak memilih orang yang mampu, tetapi akan memampukan orang yang dipilih dan diutusNya.”

Pastor Paroki Katedral Ruteng RD Daniel Sulbadri, Pr dalam rubrik “Suara Pastor Paroki” menulis, “Seluruh Gereja dan setiap anggotanya dalam tugas panggilannya sebagai umat Allah, mengambil bagian secara aktif dalam tugas Yesus Kristus sebagai nabi, imam dan raja; walau atas cara yang berbeda.” Karenanya, menurut Romo Deny, anggota Gereja yang terdiri atas bermacam-macam bakat dan kesanggupan, dipanggil untuk bersama-sama membangun tubuh Kristus. “Hendaknya keanekaragaman yang dimiliki, mendorong semangat solidaritas dan gotong royong dalam mengembangkan Gereja Kristus,” tulisnya. (adm)

Catatan: Mulai edisi ini, biaya ganti ongkos cetak/distribusi Swardika dinaikkan menjadi Rp. 10.000,-/eksemplar.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *