Swardika Terbaru Tentang Terobosan

Buletin dwi bulanan Paroki Katedral Ruteng, Swardika, pada edisi Januari ini hadir dengan tema “Terobosan”. Semangat yang ditawarkan kali ini adalah niat melakukan terobosan dalam hidup di tahun yang baru dan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang salah di tahun sebelumnya.

Swardika Terbaru Tentang Terobosan

Swardika vol 12

Dalam kaitannya dengan tema tersebut, buletin Swardika terbitan ke 12 kali ini hadir dengan berbagai informasi menarik. “Sebagian besar adalah cerita tentang Natal dan Tahun baru yang baru saja selesai kita rayakan, tetapi fokus liputannya adalah pada hal-hal yang baru dilakukan, misalnya tentang Misa KBG jelang Natal sebagai langkah terobosan DPP pada tahun 2014 silam atau juga tentang Bazaar Natal sebagai terobosan yang menggabungkan pentas seni, kuliner dan keceriaan Natal pada satu kesempatan,” tutur pelaksana buletin Swardika Armin Bell.

Selain tema Natal, buletin Swardika edisi Desember 2014 – Januari 2015 ini juga hadir dengan informasi tentang selesainya masa tugas Rm. Beben Gaguk sebagai Pastor Kapelan Katedral Ruteng setelah dipercayakan oleh Keuskupan untuk mengemban tugas yang baru, yakni studi lanjutan di Jerman. “Perginya Romo Beben ke Jerman juga berkaitan dengan tema terobosan ini, karena beliau akan melanjutkan studi dan itu adalah langkah yang besar,” tambahnya lagi. Meski demikian menurut Armin, khusus untuk Swardika, Romo Beben masih akan tetap bertanggungjawab pada kolom liturgia. “Kali ini di kolom liturgia, Romo Beben bahas tentang pentingnya sikap duduk pada saat mengikuti perayaan Ekaristi,” jelas Armin Bell.

Sementara itu terkait dengan tema ini, Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran dalam kolom “Dari DPP” menulis tentang pentingnya kreativitas. Ketua DPP juga memaparkan berbagai terobosan yang dilakukan oleh Paroki Katedral Ruteng sepanjang 2014, seperti pola pelaporan keuangan, proses penyusunan program yang berbasis data dan lain-lain. Dijelaskannya, “Terobosan mutlak diperlukan agar hidup penuh variasi dan dengan demikian hidup menjadi menggairahkan dan menggembirakan. Secara rohani kita juga dapat menyebutnya hidup dalam sukacita.”

Pada terbitan kali ini, Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pr menitipkan kepada pembaca tentang pentingnya menghargai waktu dan mengajak umat merenungkan tiga dimensi waktu yakni: Kronos atau waktu linier, Karios sebagai waktu berahmat, peluang dan kesempatan bagi kita untuk membuat hidup menjadi berarti dan Aion yang berarti waktu dalam keabadian setelah waktu kronos berakhir. “Sebagai persekutuan umat Allah di paroki ini, kita semua mempunyai kesempatan untuk menjadikan hidup kita membawa rahmat dan berkat bagi sesama,” tulis Romo Deny.

Buletin Swardika bisa diperoleh di Gereja Katedral Ruteng atau melalui distributor yang akan mengantarnya ke rumah-rumah umat dengan biaya ganti ongkos cetak sebesar Rp. 5.000,-. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *