Tiga Keluarga Dapat Gerakan Seribu Rupiah Bulan Mei

Kolekte Gerakan Seribu Rupiah GESER di Paroki Katedral Ruteng kembali disalurkan. Bulan Mei 2014 ini, tiga keluarga mendapatkan bantuan dari aksi sosial karitatif tersebut. Penyalurannya dilakukan pada hari Rabu (28/5) oleh Ketua Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi PSE Katedral Ruteng Felix Manggur, bersama Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pr.

Tiga keluarga dapat bantuan Gerakan Seribu Rupiah Mei ini

Rm. Deny dan Bapak Felix Manggur saat penyaluran Geser | Foto: Dok DPP

Seperti diketahui Gerakan Seribu Rupiah di Paroki Katedral Ruteng adalah aksi sosial karitatif melalui pengumpulan kolekte seribu rupiah atau lebih pada kotak kolekte khusus yang diletakkan di tiang-tiang Gereja Katedral Ruteng. Aksi ini telah dimulai setahun silam dan umat yang ingin terlibat dalam gerakan ini secara sukarela mengisi kotak kolekte tersebut. Sejak penyaluran pertama pada Mei 2013 sampai saat ini, lebih dari sepuluh keluarga  di beberapa KBG di Paroki Katedral Ruteng telah mendapatkan manfaat berupa bantuan dana sebesar Rp. 500.000,-/KK.

Bulan Mei ini, tiga keluarga berhak mendapatkan bantuan setelah mendapat rekomendasi dari Ketua KBG, masing-masing sebagai berikut: Petronela Engkok dari KBG Pitak VI setelah mempertimbangkan rekomendasi dari Ketua KBG Mikael Siong; Maximus Eto dari KBG St. Benediktus Waso Bea setelah mempertimbangkan rekomendasi dari Ketua KBG Aleksius Dantut; dan Agustinus Manggat dari KBG St. Blasius Rowang setelah mendapat rekomendasi dari Ketua KBG Damianus Pantu.

Dengan disalurkannya bantuan tersebut, maka sampai saat ini sudah ada enambelas keluarga di Paroki Katedral Ruteng yang mendapat manfaat dari aksi bersama ini. “Keluarga yang berhak atas bantuan dari dana kolekte GESER tersebut adalah keluarga yang berdasarkan pengamatan dan perhatian pengurus KBG memang dianggap layak untuk dibantu. Biasanya untuk yang kepala keluarganya sakit, atau alasan lain yang sangat mendesak seperti perbaikan rumah setelah bencana dan lain-lain,” jelas Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran. Ditambahkannya, setiap bulan aksi ini akan terus disalurkan jika ada usulan dari pengurus KBG. “Tugas DPP adalah mempertimbangkan kelayakannya serta keadilan distribusi. Misalnya dari satu KBG sudah pernah dapat maka prioritas pemberian berikutnya adalah untuk KBG lain,” papar Ketua DPP.

Gerakan Seribu Rupiah adalah satu dari beberapa model aksi sosial karitatif dan pengembangan ekonomi umat di Paroki Katedral Ruteng. Pola lain yang dikembangkan adalah pengumpulan serta distribusi beras dari umat kepada umat lain pada perayaan Natal dan Paskah, pengembangan kebun sayur organik, bantuan anakan ayam pedaging dan peternakan babi secara bergulir. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *