Tim Katekese Katedral Ruteng Lakukan Evaluasi

Hari Selasa, 6 Mei 2014 kemarin Seksi Katekese DPP Katedral Ruteng menggelar Rapat Evaluasi Katekese. Evaluasi yang dimulai jam 16.00 Wita di Aula Assumpta itu adalah tentang pelaksanaan katekese umat di Paroki Katedral Ruteng jelang Paskah yang berlangsung selama bulan Maret 2014 di 88 KBG (Kelompok Basis Gerejani) yang tersebar di 13 Wilayah.

Tim katekese katedral ruteng lakukan evaluasi

Salah satu kegiatan umat di Katedral Ruteng | Foto: Gusty Stat

Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Seksi Katekese Petrus Jehamun. Dalam sambutan awalnya, Petrus Jehamun mengungkapkan bahwa tujuan rapat adalah mengetahui jalannya katekese yang telah dilakukan selama ini. “Selain itu, kita juga diharapkan menyampaikan usul saran dari umat, serta kendala yang mungkin dihadapi fasilitator selama proses,” katanya kepada 30-an peserta rapat. Ditambahkannya, katekese kali ini berlangsung dalam kerangka Sinode III Keuskupan Ruteng (2013 – 3015).

Dalam rapat evaluasi, beberapa fasilitator menuturkan bahwa umat yang hadir pada kegiatan katekese di KBG merasa senang dengan kegiatan tersebut. Meski demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak umat yang belum tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Tema katekese tahun ini menarik karena sesuai dengan kondisi masyarakat,” kata Ibu Maria I. Husen salah seorang pendamping atau fasilitatordi KBG St. Yosef Rangkat dan St. Ignatius Loyola Kedutul. Meski demikian, Maria juga berharap agar fasilitator benar-benar disiapkan sehingga materi tersampaikan dengan baik, terutama untuk fasilitator pemula.

Hal senada disampaikan oleh Kosmas Karjiin. Pembina PPA Lumen Gratiae yang juga menjadi salah seorang fasilitator ini berharap agar sebelum terjun ke KBG, seluruh pendamping diberi latihan singkat sebagai bekal dalam proses. “Tahun ini kan banyak ketua KBG yang jadi fasilitator, dan ini tugas baru buat mereka. Sebaiknya dilatih terlebih dahulu,” kata Kosmas. Tentang hal tersebut, Pastor Paroki Katedral Ruteng R. Daniel Sulbadri, Pr mengatakan, “Pembekalan selalu dilaksanakan, tetapi memang cukup banyak fasilitator yang tidak sempat hadir. Sedangkan agar pelaksanaannya tidak terkesan terburu-buru, persiapan harus dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Untuk katekese adven nanti, persiapan harus mulai dilakukan bulan Oktober,” kata Rm. Deny.

Di luar situasi kehadiran umat yang kurang dan soal kesiapan fasilitator, pelaksanaan katekese jelang Paskah di Katedral Ruteng tahun ini berjalan lancar. 135 fasilitator yang dipercayakan untuk menjadi pendamping, melaksanakan tugasnya dengan baik. Umat juga berharap agar kegiatan katekese terus dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan serta usulan umat. Tema katekese tahun ini adalah: Perutusan Gereja di tengah dunia. Tema ini disiapkan oleh Panitia Sinode III Keuskupan Ruteng seksi Katekese. Topik-topik yang dibahas adalah: Kemiskinan sebagai tantangan Iman, Galang sebagai Talenta saluran rahmat, Menata masa depan yang lebih bermartabat, Sekolah sebagai wadah pendidikan nilai-nilai Kristiani, Membentuk suara hati melawan korupsi. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *