Tujuan Yubileum Bagi Gereja Katolik Manggarai

Yubileum 100 tahun Gereja Katolik Manggarai dirayakan dengan meriah sepanjang tahun 2012 ini di seluruh wilayah Keuskupan Ruteng. Di tingkat paroki Katedral Ruteng, salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah misa kelompok atau perayaan ekaristi di tingkat umat basis. Pastor paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pr dalam setiap kesempatan misa kelompok, kepada umat menjelaskan makna Yubileum bagi kita semua. Berikut adalah rangkuman materi penting dalam kotbah-kotbah seputar tujuan Yubileum 100 tahun Gereja Katolik Manggarai.

Tujuan Yubileum

Romo Deny

Rm. Daniel Sulbadri (foto: Bruder Yoseph)
Pertama
Gereja Katolik Manggarai menyadari, merasakan dan mengalami kehadiran Allah yang menjadi sumber kekuatan hidupnya selama 100 tahun ini yang pada gilirannya memberikan kemantapan, kegembiraan dan harapan dalam perjuangan dan tantangan hidup menggereja selanjutnya. Gereja Katolik Manggarai semakin diresapi oleh Roh Kudus sehingga semakin mampu mewartakan Kerajaan Allah di tengah-tengah masyarakat (mewujudkan iman yang solid).
Kedua
Gereja Katolik Manggarai semakin menjadi Gereja yang otonom, percaya diri, tidak bergantung kepada pihak lain tetapi berdiri di atas kaki sendiri, baik dalam bidang perkembangan iman maupun dalam bidang ketenagaan dan finansial (mewujudkan iman yang mandiri).
Ketiga
Gereja Katolik Manggarai menjadi Gereja yang berbelarasa dengan kaum miskin dan tertindas, termasuk di dalamnya solider dengan alam lingkungan demi menuju integritas ciptaan di bumi Manggarai (mewujudkan iman yang solider).
Keempat
Gereja Katolik Manggarai menjadi Gereja Pembebas, dalam mana orang mengalami karya pembebasan dan pengampunan Allah. Dalam tahun Yubileum, Gereja Katolik Manggarai mau melakukan aksi pengampunan dan tindakan pembebasan yang konkret untuk mengungkapkan kehadiran Alla yang berbelas kasih dalam hidup umatNya.
Kelima
Gereja Katolik Manggarai melihat dan menemukan diri secara konkret dengan segala kekuatan dan kelemahannya, dengan segala tantangan dan peluangnya melalui sinode/refleksi pastoral sehingga mampu menentukan arah dasar yang tepat dan kontekstual serta reksa pastoral yang efektif dan efisien dalam hidup umatNya.
Sumber: Sekretariat DPP Katedral, diolah dari khotbah Romo Daniel Sulbadri, Pr pada misa-misa kelompok di wilayah Paroki Katedral Ruteng.
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *