Umat Katedral Ruteng Ziarah ke Golo Curu

Tanggal 11 April 2015 bertempat di Basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus  secara resmi mengumumkan tentang Tahun Suci Yubileum Kerahiman.

Disampaikan juga bahwa tahun kerahiman ini dibuka pada tanggal 8 Desember 2015 dan ditutup pada tanggal 20 November 2016. Hari pembukaan Yubileum Kerahiman ini bertepatan dengan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa dan peringatan 50 tahun penutupan Konsili Vatikan II.

umat katedral ruteng ziarah ke golo curu

Ziarah ke Golo Curu, Ruteng Manggarai | Foto: Frans Joseph

Sementara itu, pada 20 Desember 2016 saat tahun suci ini ditutup bertepatan dengan Hari Raya Kristus Raja Semesta. Saat mengumumkan agenda tersebut, Bapa Suci meminta agar setiap keuskupan di seluruh dunia membuka pintu kerahiman yang sama sebagai tanda persekutuan dengan Gereja dan sebagai cara untuk perayaan lokal Yubileum itu.

Keuskupan Ruteng kemudian menetapkan beberapa tempat sebagai tujuan ziarah umat sepanjang tahun kerahiman. Beberapa tempat tersebut adalah Gua Maria Torong Besi di Kevikepan Reo, Gereja Paroki Rekas di Kevikepan Labuan Bajo, Gereja Paroki St. Gregorius di Kevikepan Borong, dan Gua Maria Golo Curu dan Gereja Katedral Ruteng di Kevikepan Ruteng. Umat yang berziarah akan memperoleh indulgensi penuh.

Pada hari Minggu, 22 Mei 2016 lalu bertepatan dengan pesta Tritunggal Maha Kudus, umat Katedral Ruteng dalam rangkaian doa tahun kerahiman tersebut, melaksanakan ziarah ke Gua Maria Golo Curu. Sejak pagi hari, ribuan umat Katedral telah berkumpul di Terminal Karot.

Selanjutnya, pada pukul 07.00 Wita, rangkaian kegiatan ziarah dimulai. Umat berarak menuju Gua Maria Golo Curu sembari mendaraskan Doa Rosario. Di Golo Curu, umat mengikuti perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki Katedral Ruteng RD Benediktus Bensy bersama Pastor Kapelan Katedral Ruteng RD Lian Angkur.

Secara keseluruhan, agenda ziarah Tahun Kerahiman yang dilaksanakan oleh Paroki Katedral Ruteng ini berjalan baik dan khidmat. Umat tampak larut dalam suasana doa, sementara itu, koor ditanggung oleh SMAK Setiap Bakti Ruteng, salah satu lembaga pendidikan yang ada di wilayah Paroki Katedral Ruteng.

Usai perayaan ekaristi, sebagian berharap agenda ziarah seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahun. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *