Umat Lansia di Rowang Dilayani

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Wilayah XII Waso, Minggu (23/11) kemarin giliran umat lansia di Rowang dilayani dalam rangkaian kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi umat lansia. Seperti diketahui, kegiatan tersebut adalah salah satu agenda kerja seksi pastoral keluarga DPP Katedral Ruteng.

Umat Lansia di Rowang Dilayani

Pemeriksaan Lansia di Rowang | Foto: Ditto Benn

Dalam pelaksanaan di Wilayah X tersebut, lebih dari 50 umat lansia dilayani oleh empat dokter umum, lima dokter gigi dan sejumlah perawat. Pelayanan dilakukan di wakil ketua wilayah X Bapak Nobert Nagung. Seperti beberapa kali pelaksanaan sebelumnya, pemeriksaan kesehatan gratis ini dimulai jam 10.00 Wita atau setelah misa kedua. Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Pastor Paroki Katedral Ruteng Rm. Daniel Sulbadri, Pastor Kapelan Katedral Ruteng Rm. Beben Gaguk, Ketua DPP Katedral Ruteng Erlan Yusran, Ketua Seksi Pastoral Keluarga M. Paulus Hasiman.

Ketua DPP Katedral Ruteng mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut terselenggara atas kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dan para dokter yang ada di wilayah Paroki Katedral Ruteng. “Kita berterimakasih karena sejauh ini berjalan dengan baik. Dinas kesehatan menyediakan obat-obatan dan para dokter serta perawat asal paroki kita yang melaksanakannya,” tutur Ketua DPP. Ditambahkannya, dukungan yang besar dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dr. Yulianus Weng pada kegiatan ini memudahkan pelaksanaannya. “Praktis, paroki hanya menyiapkan tempat serta mendata para lansia yang akan diperiksa. Penentuan waktunya kita lakukan bersama dan semua berjalan dengan baik,” jelasnya.

Mendekatkan Umat dengan Gereja

Salah satu tujuan penting dari dilaksanakannya program ini adalah agar umat semakin dekat dan merasakan kepedulian gereja. Ketua seksi pastoral keluarga M. Paulus Hasiman mengatakan gereja ingin umat terutama para lansia merasakan betul perhatian ini sebagai bentuk kepedulian gereja. “Karena itu, dalam pelaksanaannya kita tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan tetapi juga ibadat dan pemberian komuni kepada para lansia yang tidak bisa datang ke gereja pada hari Minggu,” tutur Paul.

Menjawab pertanyaan tentang dampak program pelayanan ini Paul mengatakan sampai saat ini yang bisa dilihat adalah rasa syukur dan terimakasih yang disampaikan oleh umat pada saat kegiatan berlangsung. “Sama seperti kita (pelaksana, red), umat yang dilayani juga berterimakasih kepada tenaga medis yang melayani mereka. Kita berharap, dengan bentuk pelayanan seperti ini umat akan semakin baik dalam hidup menggereja,” jelasnya. (adm)

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *