Uskup Ruteng: Allah Mencintai Kaum Muda

Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng mengungkapkan, Allah dan Gereja-Nya mencintai anak-anak dan kaum muda. Kenyataan ini menjadi alasan Keuskupan Ruteng melalui Komisi Kepemudaan mempersempahkan ritus khusus untuk kaum muda pada peringatan 100 tahun Gereja Katolik Manggarai. Mgr. Hubert menyampaikan hal tersebut pada Misa Yubileum Kaum Muda di Gereja Kristus Raja Mbaumuku, Kamis (18/10).
Pengalungan oleh OMK Kristus Raja pada Misa Yubileum Kaum Muda (foto: Dok. Panitia)

Misa Yubileum Kaum Muda adalah bagian dari Pekan Puncak Yubileum 100 tahun Gereja Katolik Manggarai. Ribuan anak-anak dan kaum muda memadati Gereja Kristus Raja Mbaumuku, mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Ruteng, didampingi Uskup Larantuka Mgr. Frans Kopong dan Uskup Bogor Mgr. Mikael Angkur bersama puluhan imam konselebrantes sejak jam 08.00 WITA sampai 10.00 WITA.

Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng

Uskup himbau kaum muda hargai kehidupan

Dalam kotbahnya, Mgr. Hubert mengajak anak-anak dan kaum muda di Keuskupan Ruteng untuk menghargai kehidupan mulai dari sekarang. “Perintah Jangan Membunuh, hendaknya dihayati dengan baik oleh kaum muda. Allah mencintai kaum muda. Karenanya, berbuatlah sesuai kehendak Allah. Misalnya dengan tidak melakukan aborsi, dan hal-hal lainnya yang membunuh kehidupan kita di masa datang,” jelasnya.

Uskup juga mengingatkan kaum muda untuk tidak terlibat pada hal-hal yang melanggar hukum seperti pencurian. “Perintah Jangan Mencuri itu berlaku mulai dari jangan mencuri pot bunga di pinggir jalan, sampai pada pencurian kendaraan bermotor. Saya berharap setelah ini, tidak ada lagi informasi tentang kaum muda yang mencuri,” tuturnya. Mgr. Hubert juga mengingatkan pentingnya menghargai orang tua dan lingkungan.

Sementara itu, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ruteng Romo Beben Gaguk Pr, usai Misa Yubileum Kaum Muda mengungkapkan, kegiatan tersebut terlaksana atas kerja keras dari banyak pihak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Panitia Yubileum, Panitia Paroki Kristus Raja, OMK Kristus Raja dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” kata Romo Beben.
Tentang kegiatan OMK di Keuskupan Ruteng sampai saat ini, menurut Romo Beben banyak hal yang telah dilakukan oleh OMK di setiap paroki. Situasi tersebut harus terus didukung dan Komisi Kepemudaan akan berupaya maksimal untuk pemberdayaan Orang Muda Katolik. “Apresiasi besar saya berikan kepada OMK-OMK yang telah banyak berbuat sesuatu bagi Gereja. Saat ini, kita juga mengirim 17 anggota Orang Muda Katolik dari Keuskupan ini untuk ikut dalam kegiatan Indonesia Youth Day IYD di Sanggau Kalimantan,” paparnya. (bell)
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestEmail this to someone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *